Kamis, 18 Jun 2026 11:51 WIB

Monopoli Suplier Menjadi Penyebab Dapur SPPG di Tulungagung Tutup Sementara

  • Penulis : Bramanta
  • | Rabu, 10 Jun 2026 08:05 WIB
Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (Korwil BGN) Tulungagung, Sebrina Mahardika. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (Korwil BGN) Tulungagung, Sebrina Mahardika. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Belasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Tulungagung masuk dalam daftar suspend atau pemberhentian sementara operasional. Selain permasalahan adminitrasi dan sarana prasarana, beberapa SPPG tersebut diketahui melakukan melakukan monopoli supplier.

Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (Korwil BGN) Tulungagung, Sebrina Mahardika mengatakan, jumlah SPPG yang telah beroperasi kini mencapai 129 unit. Dari jumlah tersebut sebanyak 18 SPPG yang kini berstatus suspend.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Ada 18 SPPG di Tulungagung yang disuspend oleh BGN," ujarnya, Rabu (10/6/2026).

Terdapat sejumlah faktor yang menyebabkan 18 SPPG menerima sanksi tersebut. Mulai dari sarana prasarana tidak memenuhi standar, kejadian luar biasa (KLB) hingga dugaan monopoli supplier.

"SPPG yang disuspend ada yang baru dan lama. Setiap SPPG yang tidak memenuhi standar dan aturan akan disuspend," terangnya.

Sebrina menjelaskan, dugaan monopoli supplier yang dilakukan SPPG juga menjadi penyebab suspend. Pasalnya, dalam ketentuan BGN, setiap SPPG minimal harus memiliki 15 supplier agar tidak menguntungkan pihak tertentu.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Dari hasil evaluasi menunjukan SPPG hanya memiliki tiga sampai lima supplier," jelasnya.

Masa suspend tidak ditentukan secara pasti. Status suspend dapat dicabut apabila SPPG telah melakukan perbaikan dan memenuhi standar yang ditentukan BGN.

"Durasi suspend tergantung SPPG melakukan perbaikan. Semakin cepat maka status supsend dapat segera dicabut," paparnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Sabrina menegaskan bagi penerima manfaat dari SPPG yang disuspend tidak perlu khawatir karena mereka akan dialihkan ke dapur lain. Sehingga pelayanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat berjalan.

"Untuk penerima manfaat dari SPPG yang disuspen tidak perlu khawatir karana akan dialihkan ke SPPG lain," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.