Minggu, 14 Jun 2026 18:44 WIB

IHSG Mengamuk, Meroket Tajam 7,57 Persen ke Level 5.746

IHSG naik (ilustrasi). (Foto: Gemini AI)
IHSG naik (ilustrasi). (Foto: Gemini AI)

jatimnow.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kenaikan fenomenal pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa (9/6/2026). Indeks berhasil melesat tajam dan ditutup di zona hijau dengan penguatan yang sangat signifikan.

IHSG ditutup meroket sebesar 7,57 persen atau melambung 404,51 poin dari penutupan sebelumnya di level 5.342,14. Dengan lonjakan luar biasa tersebut, indeks komposit berhasil parkir kokoh di level 5.746,65 pada pukul 16.00 WIB.

Baca Juga: MSIE Tegaskan Bisnis Pendidikan Tetap Solid di Tengah Volatilitas Saham

Berdasarkan pantauan grafik, indeks sempat dibuka sedikit lebih tinggi dari penutupan hari sebelumnya. Pada awal sesi perdagangan, grafik sempat berfluktuasi tipis dan menyentuh titik terendah hariannya di level 5.318,15.

Namun, tekanan jual segera mereda dan berganti dengan dorongan beli yang agresif. Grafik menunjukkan reli panjang yang konsisten menuju zona hijau.

Baca Juga: Sengketa Saham PT Harum Resources, Kepercayaan Berubah Jadi Konflik

Lonjakan paling tajam justru terjadi pada sesi kedua. Pasca-istirahat makan siang, laju IHSG makin tak terbendung dan terus menanjak tajam hingga akhirnya ditutup tepat di level tertingginya (intraday high) hari ini, yakni di 5.746,65.

Momen rebound tajam hari ini seolah menjadi angin segar bagi para pelaku pasar. Pasalnya, titik terendah indeks hari ini nyaris menyentuh rekor harga terendah IHSG dalam periode 52 minggu terakhir, yang berada di level 5.317,91.

Baca Juga: AS-Iran Sepakat Gencatan Senjata, IHSG Langsung Tancap Gas

Di sisi lain, meski hari ini mencatatkan kenaikan lebih dari 7 persen, perjalanan indeks untuk kembali ke puncaknya masih panjang. Sebagai catatan, rekor harga tertinggi IHSG dalam kurun waktu 52 minggu terakhir masih bertengger jauh di level 9.174,47.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.