Senin, 27 Jul 2026 18:22 WIB

MSIE Tegaskan Bisnis Pendidikan Tetap Solid di Tengah Volatilitas Saham

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 19 Mei 2026 13:16 WIB
Direktur Utama PT MSIE, Tanu Widjaja, memberikan keterangan dalam Public Expose Insidentil yang digelar pada Selasa (19/5/2026). (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
Direktur Utama PT MSIE, Tanu Widjaja, memberikan keterangan dalam Public Expose Insidentil yang digelar pada Selasa (19/5/2026). (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com - PT Multisarana Intan Eduka Tbk (MSIE) memastikan kegiatan usaha perseroan tetap berjalan normal di tengah volatilitas perdagangan saham yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Melalui Public Expose Insidentil yang digelar Selasa (19/5/2026), manajemen menegaskan tidak ada informasi material maupun aksi korporasi yang belum disampaikan kepada publik terkait lonjakan harga saham perseroan.

Baca Juga: OJK Perkuat Literasi Pasar Modal Syariah di Universitas Darussalam Gontor

Direktur Utama PT MSIE, Tanu Widjaja, mengatakan perseroan saat ini tetap fokus memperkuat bisnis utama di sektor pendidikan.

MSIE dikenal sebagai perusahaan penyedia infrastruktur properti dan teknologi untuk industri pendidikan. Perseroan berinvestasi, mengembangkan, sekaligus mengoperasikan sekolah-sekolah internasional unggulan di Pulau Jawa.

Tidak hanya menyediakan fasilitas pendidikan, perusahaan juga membangun kemitraan jangka panjang dengan para penyewa serta komunitas pendidikan yang berada dalam ekosistem perseroan.

Baca Juga: Galeri Bursa Efek Indonesia Dicanangkan di Kediri, Tingkatkan Literasi Pasar Modal

“Kegiatan usaha dan operasional Perseroan tetap berjalan secara normal. Perseroan tetap fokus pada pengelolaan aset pendidikan, peningkatan kualitas fasilitas pendidikan, menjaga hubungan jangka panjang dengan penyewa, serta pengembangan usaha yang prudent dan berkelanjutan,” ujar Tanu Widjaja.

Sebelumnya, saham MSIE mengalami kenaikan sekitar 214,89 persen sejak 13 April hingga 12 Mei 2026. Kondisi tersebut mendorong Bursa Efek Indonesia melakukan suspensi cooling down terhadap saham MSIE pada 5 Mei 2026.

Baca Juga: MSIE Raup Pendapatan Rp6,79 Miliar, Bidik Ekspansi Properti Pendidikan di Bali

Manajemen menilai pergerakan saham di pasar modal dipengaruhi berbagai faktor eksternal seperti sentimen investor, aktivitas perdagangan, dan dinamika pasar yang berada di luar kendali perseroan.

MSIE juga memastikan tetap menjalankan prinsip keterbukaan informasi serta tata kelola perusahaan yang baik guna menjaga kepercayaan investor dan pemegang saham.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.