MSIE Tegaskan Bisnis Pendidikan Tetap Solid di Tengah Volatilitas Saham
- Penulis : Ali Masduki
- | Selasa, 19 Mei 2026 13:16 WIB
jatimnow.com - PT Multisarana Intan Eduka Tbk (MSIE) memastikan kegiatan usaha perseroan tetap berjalan normal di tengah volatilitas perdagangan saham yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Melalui Public Expose Insidentil yang digelar Selasa (19/5/2026), manajemen menegaskan tidak ada informasi material maupun aksi korporasi yang belum disampaikan kepada publik terkait lonjakan harga saham perseroan.
Baca Juga: Direksi Borong BBCA, Sinyal Kuat Saham Akan Naik
Direktur Utama PT MSIE, Tanu Widjaja, mengatakan perseroan saat ini tetap fokus memperkuat bisnis utama di sektor pendidikan.
MSIE dikenal sebagai perusahaan penyedia infrastruktur properti dan teknologi untuk industri pendidikan. Perseroan berinvestasi, mengembangkan, sekaligus mengoperasikan sekolah-sekolah internasional unggulan di Pulau Jawa.
Tidak hanya menyediakan fasilitas pendidikan, perusahaan juga membangun kemitraan jangka panjang dengan para penyewa serta komunitas pendidikan yang berada dalam ekosistem perseroan.
Baca Juga: IHSG Amblas 4 Persen Lebih, Dipicu Peningkatan Ketegangan Geopolitik Timur Tengah
“Kegiatan usaha dan operasional Perseroan tetap berjalan secara normal. Perseroan tetap fokus pada pengelolaan aset pendidikan, peningkatan kualitas fasilitas pendidikan, menjaga hubungan jangka panjang dengan penyewa, serta pengembangan usaha yang prudent dan berkelanjutan,” ujar Tanu Widjaja.
Sebelumnya, saham MSIE mengalami kenaikan sekitar 214,89 persen sejak 13 April hingga 12 Mei 2026. Kondisi tersebut mendorong Bursa Efek Indonesia melakukan suspensi cooling down terhadap saham MSIE pada 5 Mei 2026.
Baca Juga: BEI Resmi Buka Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen, Dipublikasikan Setiap Bulan
Manajemen menilai pergerakan saham di pasar modal dipengaruhi berbagai faktor eksternal seperti sentimen investor, aktivitas perdagangan, dan dinamika pasar yang berada di luar kendali perseroan.
MSIE juga memastikan tetap menjalankan prinsip keterbukaan informasi serta tata kelola perusahaan yang baik guna menjaga kepercayaan investor dan pemegang saham.
Editor : Ali Masduki