Sabtu, 20 Jun 2026 10:48 WIB

KH Ma'ruf Amin: Santri Zaman Now Cari Solusi Kebangsaan dengan Fiqih

Cawapres Ma'ruf Amin saat silaturahmi ke Ponpes An Nur di Malang, Senin (29/10/2018).
Cawapres Ma'ruf Amin saat silaturahmi ke Ponpes An Nur di Malang, Senin (29/10/2018).

jatimnow.com - Calon Wakil Presiden (Cawapres) KH Ma'ruf Amin mengatakan santri zaman now harus bisa lebih maju di tengah tantangan yang dihadapi saat ini.

Hal ini disampaikan KH Ma'ruf Amin saat bersilaturrahmi dengan tokoh ulama dan para santri di Pondok Pesantren (Ponpes) An Nur, Bululawang, Kabupaten Malang, Senin (29/10/2018).

Baca Juga: Jargas PGN Pasok Energi untuk 15 Ribu Santri Pesantren Dalwa

"Santri sekarang harus lebih siap, terlebih tantangannya jauh lebih berat. Selain harus menguasai IT dan digital, juga harus tetap menguasai ilmu-ilmu agama. Istilahnya santri milienal, santri zaman now," ujar KH Ma'ruf Amin.

Menurutnya, santri zaman now harus bisa lebih berperan besar, termasuk dalam persoalan kebangsaan dan kenegaraan, terutama melalui kajian-kajian solusi fiqihnya.

Baca Juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35

"Santri zaman now harus bisa mencari solusi permasalahan kebangsaan dan kenegaraan melalui solusi-solusi fiqih. Kalau kita kembangkan bisa menjadi solusi persoalan kebangsaan dan bernegara," terang KH Ma'ruf Amin.

Pada kesempatan itu, ia juga mengaku mau menjadi pendamping Calon Presiden Joko Widodo dalam upaya menyiapkan generasi-generasi selanjutnya. Terutama dalam menyongsong Indonesia maju di 2024.

Baca Juga: Dosen Ilmu Politik Unesa Soroti Konsolidasi Kekuasaan-Strategi Geopolitik Nasional

"Saya menanam pohon untuk generasi sesudah saya. Saya menyiapkan landasan Indonesia di 2024 sudah tinggal landas. Indonesia jangan hanya isra terus, tapi juga mi'raj di tahun 2024," pungkasnya.

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.