Pembangunan Sekolah Ambruk di Tulungagung Rencananya Dimulai Agustus Mendatang
- Penulis : Bramanta
- | Selasa, 02 Jun 2026 08:10 WIB
jatimnow.com - Pembangunan ruang kelas di SDN 1 Babadan Kecamatan Karangrejo Tulungagung akan dimulai pada bulan Agustus 2026 mendatang. Sebelumnya ruang kelas 6 sekolah tersebut ambruk total. Tak hanya ambruk, kerusakan juga menjalar ke ruang lainnya. Bangunan di sekolah ini diketahui belum pernah di renovasi sejak awal dibangun pada tahun 1963.
Kabid SD Disdik Tulungagung, Dwi Teguh Prasetya mengatakan pihaknya telah melakukan peninjauan ke SDN 1 Babadan untuk melihat kondisi ruang kelas yang ambruk. Dalam waktu dekat, Disdik Tulungagung akan melakukan survei teknis dengan OPD teknis.
Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
"Kami akan melakukan survei teknis lanjutan bersama Dinas PUPR Tulungagung. Survei ini bertujuan untuk melihat kondisi seluruh bangunan kelas di SDN 1 Babadan," ujarnya, Selasa (2/6/2026).
Survei teknis penting dilakukan untuk menentukan apakah ruang kelas mana saja yang perlu diperbaiki. Dari hasil survei tersebut akan dilaksanakan kajian dalam menentukan ruang yang harus diperbaiki. Survei tersebut juga dilakukan untuk penyusunan kebutuhan anggaran pembangunan.
"Kami akan melihat kondisi ruang kelas lainya. Karena kami ingin penanganan tuntas. Jadi ruang kelas yang sudah tidak layak bisa masuk dalam usulan perbaikan," terangnya.
Teguh menjelaskan, insiden ambruknya ruang kelas tentu menjadi atensi pemerintah daerah. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk menyiapkan pembangunan fisik.
Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor
"Kami menargetkan secepatnya bisa dimulai perbaikan. Harapannya sebelum Agustus sudah berjalan," jelasnya.
Disinggung soal besaran anggaran pembangunan, Teguh mengaku belum ada nominal yang dialokasikan. Mengingat dalam proses penganggaran perlu hasil survei teknis untuk menghitung kebutuhan riil di lapangan.
"Kami perlu melihat kebutuhan riil di lapangan melalui survei teknis agar perhitungan anggaran bisa akurat," paparnya.
Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia
Teguh meminta orang tua murid agar tetap tenang. Saat ini Disdik Tulungagung telah melakukan langkah mitigasi dengan memastikan ruang kelas yang aman untuk belajar.
"Bagi kepala sekolah dan guru di seluruh Tulungagung untuk segera melaporkan kondisi bangunan yang memerlukan pehatian dari pemerintah," pungkasnya.
Editor : Bramanta