Kamis, 18 Jun 2026 08:37 WIB

Lagi, Jemaah Haji Asal Tulungagung Meninggal Dunia Karena Dehidrasi

  • Penulis : Bramanta
  • | Kamis, 28 Mei 2026 09:10 WIB
Jemaah Haji asal Tulungagung yang meninggal dunia. (Foto: Kemenhaj for jatimnow.com)
Jemaah Haji asal Tulungagung yang meninggal dunia. (Foto: Kemenhaj for jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang jemaah haji asal Tulungagung bernama Jani Marni dikabarkan meninggal dunia. Jemaah meninggal akibat dehidrasi dan akan dimakamkan di Tanah Suci. Hingga saat ini sudah terdapat 2 jemaah haji asal Tulungagung yang meninggal dunia karena dehidrasi. Cuaca panas mencapai 40 derajat membuat jemaah harus dapat menjaga tubuh dan minum air agar terhindar dari dehidrasi.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Tulungagung, Suryani mengatakan, jemaah asal Desa Jelai, Kecamatan Karangrejo ini dilaporkan meninggal pada Rabu (27/5/ 2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Jemaah tersebut diketahui telah berusia 66 tahun dan tergabung dalam Kloter 103 embarkasi Surabaya..

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

" Jani Marni merupakan warga Desa Jeli, Kecamatan Karangrejo yang tergabung dalam kloter 103," ujarnya, Kamis (28/5/2026).

Jemaah meninggal saat sudah berada di Mina. Sebelumnya jemaah diketahui dalam perjalanan dari Arafah ke Mina. Dari hasil pemeriksaan medis, korban meninggal akibat mengalami dehidrasi.

"Menurut laporan sementara meninggal karena dehidrasi," tuturnya..

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Terkait status ibadah haji, Suryani mengungkapkan bahwa almarhum telah selesai melaksanakan wukuf di Padang Arafah dan hajinya tetap sah. Sedangkan untuk rangkaian ibadah seperti mabit, lempar jumrah, tawaf ifadah dan sa'i akan dibadalkan oleh petugas resmi negara.

"Penyempurnaan haji almarhum akan dibadalkan oleh petugas resmi dari negara," ungkapnya.

Hingga saat ini sudah terdapat dua jemaah haji asal Tulungagung yang meninggal dunia. Suryani mengimbau kepada seluruh jemaah untuk selalu menjaga kesehatan tubuh dan banyak minum air agar terhindar dari dehidrasi. Cuaca di Arab Saudi saat ini bisa mencapai 40 derajat.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Kami mengimbau kepada jemaah untuk banyak minum air agar terhindar dehidrasi, karena cuaca di Arab Saudi saat ini cukup panas," pungkasnya.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.