Selasa, 23 Jun 2026 10:40 WIB

Sempat Kabur ke Lombok, Pelaku Penganiayaan di Probolinggo Serahkan Diri

Polisi melakukan BAP terhadap pelaku SA. (Foto: Polres Probolinggo Kota for jatimnow.com)
Polisi melakukan BAP terhadap pelaku SA. (Foto: Polres Probolinggo Kota for jatimnow.com)

jatimnow.com – Kasus penganiayaan berat terhadap seorang perempuan berinisial YL (40), warga Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, akhirnya menemui titik terang.

Hal itu setelah pelaku berinisial SA (23), warga Kecamatan Tongas, Probolinggo, menyerahkan diri ke aparat kepolisian. Sebelum menyerahkan diri, SA sempat melarikan diri ke Pulau Lombok.

Baca Juga: Tiga Warga Sidotopo Jadi Korban Dugaan Perampasan dan Penganiayaan Saat HUT Persebaya

Peristiwa ini pertama kali terungkap saat warga Dusun Mrico, Desa Tanjungrejo, Kecamatan Tongas, menemukan korban dalam kondisi tidak sadarkan diri di area persawahan pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. 

Korban ditemukan oleh seorang petani bernama Mailin (65) dengan luka robek serius di bagian kepala.

Warga bersama personel Polsek Tongas segera mengevakuasi korban ke RSUD Tongas guna mendapatkan pertolongan medis. 

Setelah siuman, korban mengaku telah dianiaya oleh SA. Pelaku diduga memukul korban hingga pingsan, lalu menyeret tubuhnya ke area sawah kering dan menutupinya dengan ranting serta dedaunan untuk menghilangkan jejak.

Baca Juga: Tekan Curanmor, Polres Probolinggo Kota Perketat Pengawasan Pasar Onderdil Bekas

Kasi Humas Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainullah, membenarkan bahwa pelaku telah menyerahkan diri. Ia menjelaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini tidak lepas dari upaya persuasif petugas kepada pihak keluarga pelaku.

"Pelaku sempat melarikan diri ke Pulau Lombok pascakejadian. Namun, berkat pendekatan persuasif yang kami lakukan kepada keluarga, orang tua pelaku akhirnya kooperatif dan menyerahkan anaknya ke Polsek Tongas pada Jumat (22/5/2026)," terang Iptu Zainullah saat dikonfirmasi, Sabtu (23/5/2026).

Lebih lanjut, Iptu Zainullah mengungkapkan bahwa motif penganiayaan tersebut diduga kuat dipicu oleh dendam pribadi. 

Baca Juga: Dua Pelaku Curanmor Dibekuk Satreskrim Polres Probolinggo Kota

Saat ini, SA telah diamankan di Mapolsek Tongas untuk menjalani pemeriksaan intensif dan proses hukum lebih lanjut atas perbuatannya.

"Pelaku sudah kami amankan. Saat ini penyidik masih terus mendalami motif utama di balik aksi penganiayaan tersebut," pungkasnya.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.