Sabtu, 06 Jun 2026 05:10 WIB

Terima Kunjungan dari NTT, Mbak Vinanda Beber Pengembangan Tenun Ikat Bandar Kidul

  • Penulis : Yanuar D
  • | Rabu, 20 Mei 2026 17:15 WIB
Mbak Vinanda saat menyambut tamu dari NTT. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)
Mbak Vinanda saat menyambut tamu dari NTT. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menerima kunjungan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) dan Dekranasda Kabupaten Manggarai Timur serta Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, Selasa (19/5/2026). Kunjungan tersebut merupakan kegiatan studi tiru untuk meningkatkan kapasitas dan wawasan kelompok binaan BBKSDA NTT dalam pengembangan tenun ikat dan ekonomi kreatif melalui pembelajaran pengelolaan UMKM di Kota Kediri.

“Selamat datang di Kota Kediri kepada rombongan dari Nusa Tenggara Timur. Ini menjadi kehormatan dan kebanggaan bagi kami bisa menyambut bapak ibu,” ujar Wali Kota Kediri.

Baca Juga: Antisipasi Kepadatan di Kaliombo, Dishub Pantau Arus Lewat ATCS

Dalam kesempatan tersebut, Mbak Vinanda menyampaikan bahwa Tenun Ikat Bandar Kidul telah berkembang menjadi identitas khas Kota Kediri yang memiliki nilai budaya sekaligus ekonomi kreatif. Tenun Ikat Bandar Kidul bukan sekadar kerajinan tradisional yang memiliki sejarah panjang dan dilestarikan turun-temurun, tetapi kini telah menjadi salah satu identitas otentik Kota Kediri.

Menurutnya, para pengrajin di kawasan Bandar Kidul hingga kini masih mempertahankan proses produksi menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM), sehingga setiap lembar kain yang dihasilkan tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga nilai seni dan budaya.

Wali Kota Kediri menjelaskan bahwa para pengrajin terus beradaptasi menghadapi tantangan industri melalui diversifikasi produk, mulai dari kain hingga tas, dompet, aksesori, dan berbagai produk kreatif lainnya. Pemerintah Kota Kediri juga terus memperkuat program Kediri City Tourism (D’CITO), salah satunya melalui pengembangan wisata kerajinan dan ekonomi kreatif untuk menarik kunjungan wisatawan ke Kota Kediri.

Selain itu, Wali Kota termuda ini juga mendorong agar motif-motif tenun dapat dikembangkan menjadi identitas khas masing-masing daerah sebagai bagian dari promosi budaya dan sejarah daerah.

Baca Juga: Kota Kediri Raih Opini WTP 12 Kali Berturut-turut, Ini Pesan Mbak Wali

“Kita perlu mengapresiasi dan membangun platform tenun ikat agar motif-motifnya dapat menjadi identitas daerah masing-masing,” jelasnya.

Ia juga berharap kunjungan studi tiru ini dapat memperkuat kolaborasi antardaerah dalam pengembangan UMKM dan perluasan pasar produk kerajinan.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Kediri Faiqoh Azizah Muhammad berharap kegiatan benchmarking (studi tiru) peningkatan produktivitas kelompok binaan BBKSDA Nusa Tenggara Timur ini dapat memberikan dampak positif bagi IKM di Kabupaten Manggarai Timur dan Kabupaten Ngada, sekaligus menjadi awal terjalinnya sinergi dan kerja sama jangka panjang dengan Kota Kediri.

Baca Juga: Jembatan Kaliombo I Ditutup Total Selama 7 Bulan, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

Selanjutnya, rombongan diajak mengunjungi Kampung Tenun Ikat Bandar Kidul untuk melihat secara langsung proses pembuatan kain tenun ikat menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM). Rombongan menuju lokasi dengan menaiki Bus Satria sambil menikmati suasana Kota Kediri.

Hadir pula Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, Ketua Dekranasda Kota Kediri Faiqoh Azizah Muhammad, Ketua Dekranasda Manggarai Timur Theresia Wuisang Agas, Ketua Dekranasda Kabupaten Ngada Blandina Mamo, Wakil Ketua Dekranasda Manggarai Timur Maria Emiliana Naisa, Kepala Seksi KSDA Wilayah III Balai Besar KSDA NTT Yohanes Berchmans Fua, Pj Sekretaris Daerah Kota Kediri Endang Kartika Sari, staf ahli, kepala OPD Pemerintah Kota Kediri, serta tamu undangan lainnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.