Rabu, 17 Jun 2026 03:36 WIB

Tolak Investor Asing, Peternak di Tulungagung Bagikan Telur Gratis

  • Penulis : Bramanta
  • | Sabtu, 16 Mei 2026 16:35 WIB
Aksi bagi telur gratis yang digelar peternak rakyat Tulungagung. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Aksi bagi telur gratis yang digelar peternak rakyat Tulungagung. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ribuan butir telur ayam dibagikan secara gratis oleh Asosiasi Peternak Rakyat Tulungagung. Aksi bagi-bagi telur ini merupakan bentuk kekecewaan mereka terkait isu masuknya investor asing dalam bisnis ini. Sebelumnya diketahui delegasi industri telur asal China telah berkunjung ke Indonesia untuk menjajaki investasi. Kedatangan mereka diterima oleh Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN).

Koordinator Aksi, Abdul Kholiq mengatakan sebanyak 5.000 butir telur dibagikan secara gratis untuk masyarakat Tulungagung yang melintas di kawasan titik 0 KM. Kegiatan ini sebagai bentuk kekecewaan dan penolakan terhadap isu masuknya investor asing pengadaan telur di tengah anjloknya harga.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Kami melakukan aksi bagi-bagi telur gratis sebanyak 5.000 butir sebagai bentuk kekecewaan peternak ayam telur di Tulungagung," ujarnya, Sabtu (16/5/2026).

Sejak Hari Raya Idul Fitri 2026, harga telur ayam di Tulungagung setiap hari semakin anjlok. Dimana harga telur ayam dari peternak saat ini turun diangka Rp21 ribu per kilogram. Harga ini membuat para peternak sudah mengalami kerugian. Idealnya agar tak merugi harga telur ayam minimal Rp25 ribu per kilogram.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Harga telur sekarang Rp21 ribu dari harga normal Rp25 ribu. Ini membuat peternak merugi dan menjadi masalah di daerah," terangnya.

Saat harga telur anjlok, santer tersebar informasi KADIN akan menggandeng investor asing untuk berinvestasi di bisnis ini. Wacana ini mendapat penolakan dari para peternak lokal. Mereka khawatir masuk investor asing justru membuat mereka semakin merugi. Terlebih para investor ini dikhawatirkan akan memasok kebutuhan telur untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Adanya program MBG sangat membantu peternak ayam telur. Tapi sejak ada isu investor asing, permintaan telur untuk program MBG kepada peternak lokal menurun," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.