PJT I Lakukan Flushing Waduk Wlingi dan Lodoyo, Akses Ditutup Sementara
- Penulis : Bramanta
- | Jumat, 15 Mei 2026 12:20 WIB
jatimnow.com - Perum Jasa Tirta I (PJT I) menjadwalkan kegiatan flushing atau penggelontoran sedimen di Bendungan Wlingi dan Bendung Lodoyo mulai 18 hingga 23 Mei 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga keberlanjutan infrastruktur sumber daya air serta mengembalikan kapasitas tampungan waduk.
Flushing merupakan kegiatan pemeliharaan rutin yang bertujuan menjaga keandalan fungsi waduk, sekaligus memastikan kelestarian lingkungan di sekitar daerah aliran Sungai Brantas.
Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga
Kepala Sub Divisi PSDA Brantas 1 PJT I, Arief Satria Marsudi, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan, termasuk koordinasi dengan instansi pemerintah dan masyarakat. Koordinasi terpadu tersebut telah dilakukan sejak 13 April 2026 bersama dinas terkait dan para pemangku kepentingan.
Mereka juga menggelar rapat koordinasi dengan Himpunan Petani Pengguna Air (HIPPA) di wilayah Blitar dan Tulungagung pada 6 Mei 2026. Pertemuan tersebut membahas pengaturan tata air irigasi selama proses flushing berlangsung, guna menjaga ketahanan pangan dan mendukung sektor pertanian. Keberhasilan kegiatan ini sangat bergantung pada sinergi antara masyarakat dan seluruh pihak terkait.
“Pelaksanaan flushing Waduk Wlingi dan Lodoyo merupakan agenda penting tahunan untuk menjamin keberlangsungan fungsi waduk, mendukung pembangkitan listrik di PLTA Wlingi, PLTA Lodoyo, dan PLTM Lodagung, serta menjaga pasokan air irigasi Lodagung,” ujarnya, Jumat (15/5/2026).
Selama proses flushing, lanjut Arief, akan terjadi peningkatan debit dan kekeruhan air, khususnya di wilayah hilir waduk. Oleh karena itu, PJT I akan menutup sementara akses lintas Bendungan Wlingi dan Bendung Lodoyo.
Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar
PJT I juga mengimbau masyarakat di wilayah Blitar, Tulungagung, hingga Kediri untuk tidak beraktivitas di sekitar aliran Sungai Brantas selama kegiatan berlangsung.
“Kami mengimbau warga untuk menghindari aktivitas di bantaran sungai dan menjaga jarak aman dari aliran air karena potensi arus yang deras. Kewaspadaan masyarakat sangat penting demi keselamatan bersama,” tambahnya.
PJT I berharap seluruh masyarakat dapat mendukung pelaksanaan flushing agar berjalan lancar, sekaligus menjaga keselamatan dan keberlanjutan fungsi infrastruktur sumber daya air di wilayah tersebut.
Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual
Editor : Bramanta