Sabtu, 13 Jun 2026 08:40 WIB

Khofifah Apresiasi Sekolah di Tulungagung yang Menerapkan Program SIKAP

  • Penulis : Bramanta
  • | Kamis, 14 Mei 2026 14:45 WIB
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat memanen bayam merah di SMKN 1 Tulungagung. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat memanen bayam merah di SMKN 1 Tulungagung. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan program revitalisasi dan rehabilitasi sarana prasarana pendidikan di Kabupaten Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan. Peresmian dipusatkan di SMKN 1 Tulungagung. Program tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di sektor vokasi.

Dalam kegiatan tersebut, Khofifah juga menyempatkan melihat sejumlah program ketahanan pangan di SMKN 1 Tulungagung. Beberapa program seperti pertenakan sapi, ayam dan penanaman sayuran menjadi unggulan di sekolah ini. Program tersebut mengajarkan siswa keterampilan praktis seperti bercocok tanam, beternak, hingga mengolah hasil pertanian.

Baca Juga: MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

"Ini merupakan program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan atau SIKAP, melalui program tersebut, diharapkan siswa tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan hidup dan jiwa kewirausahaan," ujarnya, Kamis (14/5/2026).

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai yang hadir mengatakan total terdapat 48 lembaga pendidikan yang mendapatkan program revitalisasi dengan anggaran sebesar Rp46,9 miliar. Rinciannya, 20 lembaga di Tulungagung, 11 lembaga di Trenggalek, dan 13 lembaga di Pacitan.

Baca Juga: Umat Buddha di Tulungagung Ikuti Ritual Atthami Puja di Candi Sanggrahan

Revitalisasi mencakup berbagai fasilitas penunjang pendidikan, seperti ruang kelas, ruang praktik siswa, laboratorium, perpustakaan, ruang bimbingan konseling (BK), UKS, ruang OSIS, toilet, hingga tempat ibadah.

"Program ini juga menyasar sekolah luar biasa (SLB) sebagai bagian dari penguatan pendidikan inklusi," tuturnya.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap, peningkatan sarana prasarana pendidikan dan penguatan program vokasi dapat mendorong kualitas pendidikan yang lebih merata serta menjadikan Jawa Timur sebagai salah satu barometer pendidikan nasional.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

BMKG sarankan warga untuk selalu membawa pelindung panas dan menjaga stamina tubuh karena suhu di Surabaya cenderung tinggi.