Kamis, 18 Jun 2026 17:12 WIB

Enam Calon Jemaah Haji Asal Tulungagung Gagal Berangkat, Ini Penyebabnya

  • Penulis : Bramanta
  • | Jumat, 08 Mei 2026 12:37 WIB
Calon jemaah haji asal Tulungagung saat acara pelepasan. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Calon jemaah haji asal Tulungagung saat acara pelepasan. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebanyak enam Calon Jemaah Haji (CJH) asal Tulungagung dipastikan gagal menunaikan ibadah haji. Mereka meninggaldunia di tengah persiapan keberangkatan ke tanah suci.

Kepala Kantor Kementrian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Tulungagung, Suryani mengatakan, selama persiapan keberangkatan ibadah haji ada enam CJH yang gagal berangkat karena meninggal dunia. Padahal sebelumnya, mereka sudah masuk dalam data kelompok terbang (kloter).

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Enam calon jemaah haji yang meninggal dunia sudah masuk dalam pembagian kloter," ujarnya, Jumat (8/5/2026).

Biaya haji yang sudah dilunasi oleh jemaah yang meninggal dunia dapat dialihkan kepada ahli waris. Apabila tidak ada ahli waris, dapat dibatalkan dan uang akan dikembalikan.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Uang yang sudah dibayar bisa dialihkan ke ahli waris atau dikembalikan jika tidak ada ahli waris," ungkapnya.

Suryani mengungkapkan, saat ini jumlah jemaah calon haji Tulungagung yang akan berangkat ke Tanah Suci diangka 1.178 orang. Angka ini sangat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu sampai hari keberangkatan jemaah calon haji.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Perubahan data jumlah jemaah bisa terjadi karena ada yang sakit atau meninggal dunia. Bahkan jumlah jemaah bisa bertambah, jika ada kuota kosong dari kota/ kabupaten lain," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.