Minggu, 14 Jun 2026 20:45 WIB

Perluas Capaian UHC, Pemkab Tulungagung Tambah Anggaran Rp26 M

  • Penulis : Bramanta
  • | Jumat, 08 Mei 2026 09:10 WIB
Kepala Bappeda Tulungagung Johanes Bagus Kuncoro. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Kepala Bappeda Tulungagung Johanes Bagus Kuncoro. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemkab Tulungagung menyiapkan tambahan anggaran sebesar Rp26 miliar untuk meningkatkan capaian Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan jaminan kesehatan masyarakat yang saat ini masih berada di bawah target nasional. Isu UHC ini mencuat saat rapat paripurna DPRD beberapa waktu lalu. Pihak DPRD menilai perlu peningkatan UHC untuk masyarakat.

Kepala Bappeda Tulungagung Johanes Bagus Kuncoro mengatakan, capaian UHC di Tulungagung saat ini baru mencapai sekitar 85 persen dari total populasi, sedangkan pemerintah pusat menetapkan target minimal sebesar 96 persen.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

“UHC ini berbeda dengan pelayanan kesehatan. Fokusnya memastikan masyarakat miskin mendapat jaminan kesehatan agar tetap bisa mengakses layanan berobat,” ujarnya, Jumat (8/5/2026).

Ia menjelaskan, rendahnya capaian UHC salah satunya dipengaruhi pembaruan data desil masyarakat yang dilakukan pemerintah pusat setiap tiga bulan sekali. Akibat pembaruan tersebut, sebagian warga yang sebelumnya terdaftar sebagai penerima bantuan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dapat keluar dari kepesertaan karena perubahan kategori desil ekonomi.

Untuk meningkatkan capaian UHC, Pemkab Tulungagung saat ini melakukan pendataan masyarakat miskin dan rentan miskin yang belum ter-cover JKN agar segera diikutkan dalam program jaminan kesehatan.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

“Kami prioritaskan kelompok masyarakat bawah terlebih dahulu agar capaian UHC bisa meningkat,” katanya.

Selain menambah anggaran, pemerintah daerah juga menyiapkan skema kolaborasi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR untuk memperluas kepesertaan JKN pekerja perusahaan di Tulungagung. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu percepatan capaian UHC hingga mendekati target nasional.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

“Kami sudah menyiapkan tambahan anggaran Rp26 miliar untuk 2027 sebagai upaya meningkatkan kepesertaan JKN masyarakat miskin,” pungkasnya.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.