Kamis, 11 Jun 2026 06:48 WIB

IDI Tulungagung Berikan Pendampingan Kasus Dugaan Malapraktik

  • Penulis : Bramanta
  • | Jumat, 08 Mei 2026 08:10 WIB
Ketua IDI Cabang Tulungagung, dr Moch Mundir Arif
Ketua IDI Cabang Tulungagung, dr Moch Mundir Arif

jatimnow.com - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) siap turun mendampingi dr IGPS yang dilaporkan ke Polres Tulungagung. Mereka siap memberikan pendampingan atas kasus dugaan malapraktik RS Era Medika yang melibatkan dr IGPS. IDI menilai ada banyak faktor yang harus diperiksa secara menyeluruh sebelum menarik kesimpulan dugaan malaprakti.

Ketua IDI Cabang Tulungagung, dr Moch Mundir Arif mengatakan, dulu IDI memiliki Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (MKDKI) untuk melakukan investigasi terhadap kasus dokter. Namun, sekarang MKDKI bersifat otonom dan berada di bawah Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) yang berada di pusat.

Baca Juga: MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

"Perubahan ini membuat daerah tidak memiliki kewenangan untuk melakukan investigasi langsung kasus yang terjadi di rumah sakit," ujarnya, Jumat (8/5/2026).

Sekarang, IDI hanya memiliki kewenangan menawarkan pendampingan terhadap anggota. Dalam kasus ini, IDI telah menawarkan pendampingan hukum kepada dokter IGPS selaku anggota IDI Cabang Tulungagung.

"IDI memiliki kewajiban mendampingi anggota dalam masalah etik dan hukum. Saya sendiri sudah menawarkan pendampingan kepada yang yang bersangkutan, tapi dia merasa belum perlu didampingi oleh organisasi," terangnya.

Kasus ini ditangani oleh RS Era Medika melalui kuasa hukum. Disisi lain, dr IGPS juga sudah mendapat pendampingan dari kuasa hukum rumah sakit. Maka dari itu, IDI tidak dapat masuk ke proses yang sedang berjalan tanpa izin dari kuasa hukum.

"Kami hanya mendapat informasi dari dokter yang bersangkutan. Untuk detail kasus, kami tidak memiliki kewenangan untuk mengakses," jelasnya.

Baca Juga: Umat Buddha di Tulungagung Ikuti Ritual Atthami Puja di Candi Sanggrahan

Dokter IGPS statusnya masih aktif dan tetap menjalankan praktik. Mengingat belum ada keputusan yang menjadi dasar, sehingga dokter IGPS masih aktif melakukan praktik.

"Kami tetap siap mendampingi jika dibutuhkan. Meskipun di daerah, kami tidak memiliki kuasa hukum, tapi kami memiliki jaringan yang dapat membantu," paparnya.

Melihat kasus semacam ini, sebenarnya umum terjadi di dunia medis. Setiap tindakan operasi pasti memiliki risiko, seperti perdarahan dan infeksi. Apabila operasi berjalan lancar tanpa infeksi, luka bisa sembuh dalam waktu sekitar satu minggu.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

"Namun jika terjadi infeksi, waktu penyembuhan tidak dapat dipastikan karena tergantung pada kondisi imun pasien hingga perawatan luka," ungkapnya.

Pada kasus luka di area tertentu seperti ketiak, risiko infeksi bisa lebih tinggi, karena area tersebut lembab dan sering digunakan untuk gerak. Sehingga jahitan sulit untuk tetap stabil.

"Karena itu, banyak faktor yang harua diperiksa secara menyeluruh sebelum menyimpulkan apakah suatu kasus termasuk pelanggaran atau malpraktik," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

BMKG sarankan warga untuk selalu membawa pelindung panas dan menjaga stamina tubuh karena suhu di Surabaya cenderung tinggi.