Kamis, 18 Jun 2026 06:36 WIB

Sederet Kiai Sepuh PBNU Temui Rais Aam Bahas Percepatan Muktamar ke-35

Jajaran Syuriyah PBNU sowan ke kediaman Rais Aam PBNU, KH. Miftachul Akhyar, Selasa (5/5/2026) malam. (Foto: PWNU Jatim for jatimnow.com)
Jajaran Syuriyah PBNU sowan ke kediaman Rais Aam PBNU, KH. Miftachul Akhyar, Selasa (5/5/2026) malam. (Foto: PWNU Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com – Sejumlah kiai sepuh dari jajaran Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melakukan sowan ke kediaman Rais Aam PBNU, KH. Miftachul Akhyar, pada Selasa (5/5/2026) malam. Pertemuan ini menjadi momentum konsolidasi penting sekaligus wujud dukungan penuh terhadap langkah Rais Aam dalam mendorong percepatan pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU).

Dalam suasana pertemuan yang berlangsung hangat, para kiai sepuh menyampaikan kesepahaman untuk mendukung percepatan muktamar. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari ikhtiar bersama dalam menjaga soliditas organisasi dan memastikan keberlanjutan kepemimpinan di tubuh PBNU berjalan dengan baik.

Baca Juga: Dukung Transformasi Pesantren, Gus Yahya Apresiasi Inisiatif KH Imam Jazuli

Katib PBNU, KH. Ahmad Tajul Mafakhir, menjelaskan bahwa silaturahmi tersebut murni dilandasi oleh semangat kebersamaan para ulama demi kebaikan organisasi.

“Pertemuan tadi malam adalah bagian dari musyawarah para kiai sepuh untuk memastikan bahwa muktamar berjalan dengan baik, lancar, dan membawa kemaslahatan bagi jam’iyah,” tutur KH. Ahmad Tajul Mafakhir dalam keterangan persnya.

Adapun sejumlah kiai sepuh yang turut hadir dalam pertemuan tersebut adalah KH. Anwar Iskandar, KH. Afifuddin Muhajir, KH. Aniq Muhammadun, KH. Sadid Jauhari, KH. Muhibbul Aman Aly, KH. Tonthowi Jauhari Musaddad, KH. Imam Buchori.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Menindaklanjuti musyawarah dengan para kiai sepuh, Rais Aam PBNU bergerak cepat dengan memanggil Ketua Umum PBNU pada keesokan harinya guna membahas persiapan teknis pelaksanaan muktamar.

Dalam arahannya, KH. Miftachul Akhyar meminta agar seluruh kebutuhan teknis panitia segera diselesaikan. Beliau menekankan pentingnya persiapan yang matang agar agenda besar organisasi ini dapat terlaksana sesuai rencana dan penuh khidmah.

“Rais Aam PBNU meminta agar persiapan teknis segera dituntaskan, sehingga pelaksanaan Muktamar ke-35 NU tidak mengalami hambatan,” tegas KH. Tajul.

Baca Juga: Katib Syuriyah PBNU Kecam Penyergapan Relawan Indonesia oleh IOF

Lebih lanjut, pertemuan antara Rais Aam dan Ketua Umum tersebut juga telah membuahkan titik terang terkait kepastian tanggal pelaksanaan hajatan tertinggi di tubuh Nahdlatul Ulama tersebut.

“Rais Aam mendorong agar Muktamar ke-35 NU dilaksanakan pada 1–5 Agustus 2026 mendatang, dan hal tersebut telah disetujui oleh Ketum PBNU,” pungkas KH. Tajul.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.