Minggu, 14 Jun 2026 08:57 WIB

Katib Syuriyah PBNU Kecam Penyergapan Relawan Indonesia oleh IOF

Gus Tajul. (Foto: PWNU Jatim for jatimnow.com)
Gus Tajul. (Foto: PWNU Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com — Katib Syuriyah PBNU, KH Ahmad Tajul Mafakhir, mengecam keras tindakan pasukan Israel Occupation Forces (IOF) yang menyergap dan menculik sembilan warga negara Indonesia yang tergabung dalam rombongan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla.

Kesembilan WNI tersebut terdiri dari relawan kemanusiaan dan jurnalis yang tengah menjalankan misi solidaritas kemanusiaan untuk Palestina.

Baca Juga: Dukung Transformasi Pesantren, Gus Yahya Apresiasi Inisiatif KH Imam Jazuli

Mereka adalah Andi Angga dari Rumah Zakat, Asad Aras dari Spirit of Aqsa, Hendro Prasetyo dari SMART 171, Herman Budianto dan Ronggo Wirasanu dari Dompet Dhuafa, serta para jurnalis Bambang Noroyono dan Thoudy Badai dari Republika, Andre Prasetyo dari Tempo, dan Rahendro Herubowo dari iNews TV.

Gus Tajul menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap nilai-nilai kemanusiaan internasional.

“Kami mengecam sekeras-kerasnya tindakan brutal dan biadab pasukan IOF yang menyergap serta menculik relawan kemanusiaan dan jurnalis Indonesia dalam misi Sumud Flotilla. Ini bukan hanya serangan terhadap warga sipil, tetapi juga bentuk pelecehan terhadap prinsip kemanusiaan universal,” tegasnya dalam keterangan tertulis, Kamis (21/5/2026).

Ia mendesak Pemerintah Republik Indonesia agar segera mengambil langkah diplomatik yang cepat, terukur, dan tegas untuk memastikan keselamatan sekaligus pembebasan seluruh WNI yang ditahan.

“Pemerintah Indonesia harus bergerak cepat melalui jalur diplomatik internasional. Keselamatan warga negara harus menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Menurutnya, posisi strategis Indonesia di berbagai forum internasional, termasuk dalam BOP, dapat menjadi modal diplomatik penting untuk membangun tekanan global atas insiden tersebut.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

“Kedudukan Indonesia di BOP setidaknya bisa menjadi pertimbangan dan daya tawar yang kuat guna menggalang tekanan internasional terhadap tindakan represif ini,” katanya.

Gus Tajul juga menegaskan bahwa dukungan Nahdlatul Ulama terhadap perjuangan rakyat Palestina merupakan sikap historis yang tidak pernah berubah sejak masa pendirian organisasi.

“Posisi para kiai NU dari dulu tidak pernah bergeser sejengkal pun. Sejak masa kepemimpinan Hadratussyaikh KH Hasyim Asy'ari, Nahdlatul Ulama konsisten mendukung perjuangan rakyat Palestina dan menolak segala bentuk penjajahan,” jelasnya.

Ia menambahkan, serangan terhadap misi kemanusiaan tersebut telah melukai rasa kemanusiaan dunia dan mencederai ukhuwah insaniyah.

Baca Juga: Muktamar NU, Menjaga Sang Pendiri NKRI dari Intervensi

“Serangan atas misi kemanusiaan ini jelas melukai ukhuwah insaniyah. Karena itu, dunia internasional tidak boleh diam menghadapi tindakan semacam ini,” ungkapnya.

Di akhir pernyataannya, Gus Tajul mengajak seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Nahdliyin, untuk terus mendoakan keselamatan para relawan dan jurnalis Indonesia yang menjadi korban dalam insiden tersebut.

“Mari rapatkan barisan dan panjatkan doa terbaik untuk keselamatan saudara-saudara kita,” pungkasnya.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.

Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Para tersangka biasa menjalankan operasinya di sekitaran Gresik dan Lamongan.