Kamis, 18 Jun 2026 08:26 WIB

Kasus Dugaan Malapraktik, RS Era Medika Tulungagung Beberkan Kronologinya

  • Penulis : Bramanta
  • | Kamis, 07 Mei 2026 08:05 WIB
Pihak RS Era Medika saat memberikan klarifikasi di media sosial. (Foto: instagram era medika)
Pihak RS Era Medika saat memberikan klarifikasi di media sosial. (Foto: instagram era medika)

jatimnow.com - Rumah Sakit (RS) Era Medika Tulungagung buka suara terkait kasus dugaan malapraktik yang dilaporkan oleh seorang pasien Yayuk Setiawati (49) asal Desa Sidomulyo, Kecamatan Gondang. Melalui media sosial mereka mengunggah klarifikasi. Pihak rumah sakit menegaskan bahwa proses operasi sudah sesuai prosedur.

Direktur RS Era Medika Tulungagung, dr Rizqi Putra Sansaka mengatakan, pasien YS telah melakukan operasi eksisi FAM di RS Era Medika pada tanggal 20 Desember 2025. Pasien terdaftar sebagai peserta BPJS kelas 3.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

“Semua tindakan kami sudah sesuai prosedur yang ditentukan oleh standar BPJS Kesehatan,” ujarnya.

Operasi eksisi FAM dilakukan oleh dr IGPS. Pemasangan kasa atau tampon bertujuan untuk mengurangi pendarahan pascaoperasi. Kasa tersebut harus diganti secara berkala pada saat rawat inap dan rawat jalan, hingga lukanya dinyatakan sembuh.

“Pasien masuk rawat inap sejak tanggal 19 hingga 23 Desember 2025,” terangnya.

Pasien mulai menjalani kontrol pertama dengan dr IGPS pada tanggal 26 Desember 2025. Kemudian kontrol kedua dilaksanakan pada tanggal 2 Januari 2026.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

“Saat kontrol kedua di poli bedah, dr IGPS cuti. Sehingga digantikan oleh dr AR,” jelasnya.

Pada tanggal 9 Januari 2026, pasien kembali melakukan kontrol ketiga ke dokter AR. Setelah itu, pasien dijadwalkan kembali untuk melakukan kontrol keempat pada 19 Januari 2026.

“Pasien dijadwalkan kontrol keempat pada 19 Januari 2026, akan tetapi pasien tidak datang,” paparnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Pihak RS Era Medika tidak mengetahui terkait pernyataan kuasa hukum pasien yang menyatakan bahwa pada tanggal 14 Januari 2026 pasien terbang ke Singapura dan dinyatakan sembuh.

“Padahal pasien wajib melakukan perawatan lanjutan atau kontrol rawat jalan pada 19 Januari 2026,” ungkapnya.

Sebagai follow up, pihak manajemen RS Era Medika akan melakukan prosedur secara internal dan eksternal sesuai aturan dan Undang-Undang yang berlaku.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.