Sabtu, 20 Jun 2026 17:45 WIB

Ditanya Dana Korupsi Untuk THR Forkopimda, Ketua DPRD Tulungagung Jawab Ini

  • Penulis : Bramanta
  • | Selasa, 05 Mei 2026 10:25 WIB
Ketua DPRD Tulungagung, Marsono. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Ketua DPRD Tulungagung, Marsono. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut aliran dana korupsi Bupati Tulungagung nonaktif, Gatut Sunu Wibowo diberikan dalam bentuk Tunjangan Hari Raya (THR) kepada Forkopimda. Saat dikonfirmasi Ketua DPRD Tulungagung, Marsono tidak mau berkomentar terkait aliran uang THR tersebut.

Dikonfirmasi usai menghadiri rapat paripurna di DPRD Tulungagung, Marsono tidak mau berkomentar. Padahal KPK menyebut aliran hasil korupsi diberikan Forkopimda dalam bentuk THR.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Saya tidak mau berkomentar," ujarnya, Senin (04/05/2026).

Usai memberikan tanggapan, politisi PDIP ini memilih meninggalkan ruang Rapat Paripurna DPRD Tulungagung.

"Saya nggak-nggak berkompeten untuk jawab itu. Sumbernya saja dicari. Itu aja," ucapnya sembari meninggalkan ruang rapat.

KPK telah menetapkan tersangka korupsi pemerasan Bupati Tulungagung nonaktif, Gatut Sunu Wibowo. Modus yang dilakukan adalah membuat surat pernyataan pengunduran diri kepala OPD sebagai alat menekan.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Gatut Sunu Wibowo meminta uang upeti kepada 16 OPD yang diberi tambahan anggaran. Total permintaan mencapai Rp5 miliar dan baru terealisasi Rp2,7 miliar.

Adapun besaran potongan jatah upeti mencapai 50 persen dari alokasi anggaran yang ditambahkan ke masing-masing OPD.

Hasil korupsi yang dilakukan Gatut Sunu Wibowo diberikan kepada anggota Forkopimda Tulungagung dalam bentuk THR. Salah satu anggota Forkopimda adalah Ketua DPRD Tulungagung, Marsono.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Diketahui bahwa, pada 10 April 2026 KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Tulungagung nonaktif, Gatut Sunu Wibowo dan ajudan Dwi Yoga Ambal. Dalam OTT yang dilakukan KPK mendapat barang bukti uang tunai Rp335,4 juta.

Saat ini penyidik KPK terus melakukan pendalaman kasus korupsi pemerasan Gatut Sunu Wibowo.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.