Penjualan Sepeda Listrik di Probolinggo Naik, Solusi Transportasi Praktis Warga
- Penulis : Yanuar D
- | Minggu, 03 Mei 2026 14:15 WIB
jatimnow.com - Minat masyarakat Kota Probolinggo terhadap penggunaan sepeda listrik menunjukkan tren kenaikan yang signifikan pada tahun 2026.
Hal ini terlihat dari tingginya angka penjualan yang mencapai rata-rata 8 hingga 15 unit per hari, dengan total penjualan bulanan tembus lebih dari 100 unit.
Baca Juga: Polusi Asap PT KTI Resahkan Warga Kelurahan Mayangan Probolinggo
Salah satu karyawan di toko sepeda listrik setempat, Abu Bakar mengungkapkan bahwa peningkatan ini didorong oleh berbagai faktor, salah satunya adalah kualitas baterai yang semakin awet.
"Untuk harga, produk yang ditawarkan sangat variatif, mulai dari Rp3.000.000 hingga Rp3.400.000, dengan merek tertentu menjadi pilihan yang paling diminati konsumen," terangnya, Minggu (3/5/2026).
Meskipun banyak diminati, penggunaan sepeda listrik bukan tanpa tantangan. Kendala yang paling sering dilaporkan adalah terkait masa pakai baterai yang biasanya perlu diganti setelah 2 hingga 3 tahun pemakaian.
Sebagai bentuk layanan purna jual, pihak toko memberikan garansi aki selama 3 bulan dan garansi servis selama 6 bulan.
Dari sisi konsumen, kepraktisan menjadi alasan utama beralih ke sepeda listrik.
Baca Juga: Monitoring Dua SPPG, Ini Kata Satgas MBG Probolinggo
Zainal Abidin, seorang warga Kelurahan Kedemangan kota Probolinggo yang juga pengguna sepeda listrik, menuturkan bahwa transportasi ini sangat memudahkan aktivitas harian, terutama bagi warga lanjut usia.
"Buat perjalanan gampang, kan enggak semua orang tua itu bisa pakai sepeda motor, jadi lebih memudahkan," ujar Zainal.
Ia menambahkan bahwa sepeda listrik miliknya, yang dibeli seharga Rp3.300.000, sangat membantu untuk kebutuhan sehari-hari seperti pergi ke pasar.
Baca Juga: Tekan Curanmor, Polres Probolinggo Kota Perketat Pengawasan Pasar Onderdil Bekas
Dalam operasionalnya, pihak penyedia menyarankan pengguna untuk memperhatikan cara pengecasan agar baterai lebih awet.
Pengguna diimbau untuk tidak menunggu baterai benar-benar habis atau drop sebelum melakukan pengisian ulang.
Dengan jarak tempuh mencapai 40 kilometer dalam kondisi baterai penuh, sepeda listrik kini menjadi pilihan transportasi yang hemat dan efisien bagi masyarakat Kota Probolinggo.
Editor : Yanuar D