Rabu, 10 Jun 2026 13:58 WIB

Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Kediri Capai 49 Persen, Ditarget Rampung Juni

  • Penulis : Yanuar D
  • | Kamis, 30 Apr 2026 20:15 WIB
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Plosokidul, Kecamatan Plosoklaten. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Plosokidul, Kecamatan Plosoklaten. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Plosokidul, Kecamatan Plosoklaten, Kamis (30/4/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Mas Dhito menyebut pembangunan Sekolah Rakyat telah mencapai progres 49 persen, lebih cepat dari target perencanaan yang berada di angka 47 persen.

Baca Juga: Sekolah Rakyat di Kota Kediri Sepi Peminat, Sistem Asrama Jadi Kendala

“Harapannya di tanggal 20 Juni mendatang pekerjaan Sekolah Rakyat ini sudah tuntas,” ungkapnya.

Sekolah Rakyat yang mencakup jenjang SD hingga SMA itu dibangun di atas lahan seluas 7,6 hektare yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Kediri. Nantinya, sekolah tersebut ditargetkan mampu menampung sekitar 1.080 siswa.

Pemerintah Kabupaten Kediri, menurut Mas Dhito, berkomitmen penuh dalam mendukung dan menyukseskan pembangunan Sekolah Rakyat yang menjadi program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Selain menyediakan lahan, pemerintah daerah juga turut membangun berbagai infrastruktur pendukung, mulai dari akses jalan, drainase, jaringan air, hingga penyambungan listrik untuk operasional sekolah.

Baca Juga: Peminat Sekolah Rakyat di Kediri Terus Bertambah, Penjangkauan Terus Berjalan

“Pada prinsipnya kami akan selalu mensupport Sekolah Rakyat ini,” tandasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Mas Dhito didampingi Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji serta jajaran Pemerintah Kabupaten Kediri.

Di sisi lain, Mas Dhito juga mengingatkan agar proses rekrutmen calon siswa Sekolah Rakyat benar-benar tepat sasaran, khususnya bagi masyarakat yang paling membutuhkan. Ia menginstruksikan Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan untuk melakukan survei lapangan sebelum proses input data calon siswa.

Baca Juga: Mas Dhito Berikan Bantuan untuk Menopang Ekonomi Keluarga Nenek Sholikah

“Saya minta jangan sampai ada kesalahan, hukumnya wajib untuk dilakukan survei lapangan pada saat mau menginput anak-anak yang masuk Sekolah Rakyat,” kata Mas Dhito.

Ia berharap, Sekolah Rakyat nantinya dapat diisi oleh anak-anak dari Desil 1 dan 2 di Kabupaten Kediri agar manfaat program ini benar-benar dirasakan oleh kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.