Mahasiswa Tulungagung Segel Ruang Aspirasi DPRD, Ini Penyebabnya
- Penulis : Bramanta
- | Kamis, 23 Apr 2026 09:05 WIB
jatimnow.com - Puluhan mahasiswa hukum UIN Sayyid Ali Rahmatullah (SATU) menyegel ruang aspiradi di gedung DPRD Tulungagung. Aksi dilakukan sebagai bentuk kekecewaan mahasiswa terhadap anggota DPRD Tulungagung yang tidak berada di kantor. Seluruh anggota DPRD dikabakarkan sedang mengikuti rapat pembahasan naskah akademik di Malang.
Ketua DEMA FASIH UIN SATU Tulungagung, Aji Dwi Laksono mengatakan, aksi penyegelan ruang aspirasi DPRD Tulungagung merupakan bentuk kekecewaan terhadap anggota dewan sebagai wakil rakyat.
Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
"Ini bentuk kekecewaan kami kepada anggota DPRD Tulungagung," ujarnya, Rabu (22/4/2026)
Aksi ini bermula ketika DEMA FASIH UIN SATU Tulungagung berkirim surat audiensi kepada DPRD Tulungagung pada Jumat 17 April 2026. Audiensi dilakukan sebagai respon kasus OTT KPK terhadap Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.
"Kami ingin menyampaikan aspirasi terkait kondisi di Tulungagung. Khususnya, ingin meminta kejelasan fungsi DPRD Tulungagung sebagai lembaga pengawas," terangnya.
Mahasiswa mempertanyakan peran anggota DPRD Tulungagung sebagai lembaga pengawasan. Apakah fungsi DPRD tidak berjalan, sehingga kasus OTT KPK terjadi dua kali di Tulungagung.
"Kami ingin mempertanyakan peran DPRD dalam pengawasan. Kenapa di Tulungagung bisa terjadi OTT KPK dua kali. Bagaimana sebagai dewan bertugas mengawasi pemerintahan," jelasnya.
Setelah menyampaikan surat audiensi, DPRD Tulungagung telah menyanggupi untuk dilaksanakan pada Rabu 22 April 2026. Namun, audiensi tersebut dibatalkan sepihak, dengan alasan semua anggota DPRD Tulungagung sedang melaksanakan perjalanan dinas keluar kota.
Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor
"Baru tadi sekitar pukul 08.30 WIB kami dapat pemberitahuan seluruh anggota DPRD Tulungagung keluar kota untuk membahas naskah akademik," paparnya.
Seharusnya ada anggota DPRD Tulungagung yang ditugaskan untuk menerima aspirasi masyarakat. Bukan malah semua perjalanan keluar kota semua.
"Harusnya ada perwakilan dari DPRD yang bisa menerima aspirasi masyarakat. Tapi hari ini tidak ada sama sekali," ungkapnya.
Aji menambahkan, mahasiswa menuntut agar DPRD Tulungagung memberikan klarifikasi. Selama belum ada klarifikasi, maka ruang aspirasi DPRD Tulungagung tetap disegel.
Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia
"Kami segel sampai DPRD melakukan klarifikasi," tegasnya.
Sementara itu, Kasubag TU DPRD Tulungagung, Sunu Wijayanto menjelaskan, DPRD Tulungagung tidak menolak aspirasi dari mahasiswa. Namun, karena semua anggota DPRD melakukan perjalanan dinas ke Malang, jadi agenda audiensi dijadwal ulang.
"Bukan menolak, cuman kami agendakan ulang. Nanti kalau sudah ada jawaban dari pimpinan, kami akan udang lagi mahasiswa," pungkasnya.
Editor : Bramanta
URL : https://jatimnow.id/baca-83963-mahasiswa-tulungagung-segel-ruang-aspirasi-dprd-ini-penyebabnya