Sabtu, 20 Jun 2026 10:42 WIB

Harga Gas LPG Non Subsidi Naik, Permintaan Pasar di Tulungagung Stabil

  • Penulis : Bramanta
  • | Rabu, 22 Apr 2026 13:30 WIB
Stok gas LPG non subsidi di salah satu pangkalan di Tulungagung. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Stok gas LPG non subsidi di salah satu pangkalan di Tulungagung. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Harga gas LPG nonsubsidi mengalami kenaikan harga sejak beberapa hari lalu. Kenaikan harga ini terjadi pada gas LPG nonsubsidi ukuran 5,5 kilogram hingga 50 kilogram.

Manajer Agen PT Gas Elpindo Jaya, Agung Ari mengatakan, kenaikan harga gas LPG nonsubsidi terjadi sejak Sabtu (18/4/2026). Kenaikan harga ditentukan langsung oleh Pertamina.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Kenaikan harga terjadi sejak tanggal 18 April 2026. Berlaku untuk tabung gas LPG 5,5 kg, 12 kg dan 50 kg," ujarnya, Rabu (22/4/2026).

Adapun kenaikan harga gas LPG 5,5 kg mencapai 19 persen atau Rp17 ribu. Harga awal Rp90 ribu naik menjadi Rp107 ribu.

Sedangkan gas LPG 12 kg mengalami kenaikan 19 persen atau Rp36 ribu. Dari harga semula Rp192 ribu naik menjadi Rp228 ribu.

Terakhir adalah gas LPG 50 kg yang mengalami kenaikan cukup signifikan yakni 28 persen atau Rp234.000. Harga semula Rp839 ribu naik menjadi Rp1.073.000.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Kenaikan harga bright gas nonsubsidi memang sudah lama. Kalau tidak salah terakhir harga naik pada tahun 2022 atau 2023. Sedangkan harga gas LPG 50 kg akan selalu update setiap bulan," jelasnya.

Adanya kenaikan harga tidak berpengaruh pada permintaan gas LPG nonsubsidi. Disisi lain, stok gas LPG nonsubsidi juga dipastikan aman dalam mensuplay permintaan masyarakat.

"Kenaikan harga tidak berpengaruh pada permintaan masyarakat," paparnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Agung mengungkapkan, permintaan gas LPG nonsubsidi paling banyak dari rumah makan skala besar, restoran, dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), rumah sakit hingga peternak ayam.

"Kami melayani outlet di Tulungagung dan Trenggalek. Kebanyakan permintaan untuk restoran dan rumah makan skala besar," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.