Selasa, 16 Jun 2026 14:29 WIB

Antisipasi Kecurangan UTBK di UB, Peserta Dicek Behel Gigi hingga Kancing Baju

Pelaksanaan UTBK di Universitas Brawijaya (Aris/ jatimnow.com)
Pelaksanaan UTBK di Universitas Brawijaya (Aris/ jatimnow.com)

jatimnow.com – Universitas Brawijaya (UB) resmi menggelar Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) mulai hari ini, Selasa (21/4/2026). Diikuti oleh 16.225 peserta, panitia kampus menerapkan sistem pengamanan dan screening super ketat untuk menutup rapat segala celah praktik joki dan kecurangan digital.

Wakil Rektor Bidang Akademik UB, Prof. Imam Santoso, menyebutkan bahwa penyelenggaraan UTBK tahun ini akan berlangsung hingga 30 April 2026. Sebanyak 1.540 unit komputer yang tersebar di 67 lokasi ruangan fakultas telah disiapkan dengan matang.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Pada hari pertama, antusiasme dan disiplin peserta tergolong sangat baik. "Di sesi pertama hari pertama, peserta yang tidak hadir 40 peserta, artinya kehadiran peserta 97 persen," ujar Prof. Imam saat konferensi pers di Lobi Rektorat UB, Selasa (21/4/2026).

Untuk menjamin kelancaran dan integritas ujian, panitia lokal UB memberlakukan sterilisasi ruangan sejak H-1. Di lapangan, peserta wajib melewati pemeriksaan menggunakan detektor logam (metal detector) serta penggeledahan fisik menyeluruh.

Pengawasan ini dilakukan sangat mendetail. Bahkan, peserta yang menggunakan kawat gigi (behel) pun tak luput dari pantauan ketat demi mengantisipasi adanya kamera mini yang disembunyikan. Hasilnya, pada sesi pertama tidak ditemukan adanya aktivitas mencurigakan.

Baca Juga: Mahasiswa Universitas Brawijaya Tolak Kampus Kelola SPPG, Rektorat Bungkam

Tidak hanya pengamanan fisik, infrastruktur jaringan juga diperketat."Panitia pusat sudah mengantisipasi secara nasional. Kita pastikan bahwa jaringan tidak bisa diakses dari luar negeri seperti kasus-kasus tahun-tahun sebelumnya secara nasional sehingga seluruh sistem itu tertutup untuk akses dari luar," jelasnya.

Direktur Direktorat Administrasi dan Layanan Akademik UB, Dr. Rosihan Asmara, menegaskan bahwa seluruh pengawas ruangan telah dibekali prosedur pendeteksian alat curang canggih.

Fokus pengawasan menargetkan celah-celah yang sering dimanfaatkan sindikat, seperti penggunaan kamera tersembunyi di kancing baju serta penempelan micro earphone di telinga atau bagian tubuh lainnya, yang pernah ditemukan pada penyelenggaraan tahun-tahun lalu. Seluruh barang bawaan peserta juga diperiksa satu per satu sebelum masuk ke area ujian.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Pengawasan juga diberlakukan detail ke para peserta yang mengikuti UTBK, demi menghindari kecurangan - kecurangan klasik yang kerap muncul di setiap pelaksanaannya, salah satunya dengan penerapan pemeriksaan setiap barang bawaan yang dibawa masuk.

"Kita harus benar-benar bahwa yang ikut ujian adalah adik-adik kita yang benar-benar siap masuk ke perguruan tinggi, secara umum itu kecurangan secara klasik," pungkasnya.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.