Sabtu, 20 Jun 2026 01:19 WIB

SSFF Dorong UMKM Wastra Masuk Pasar Pakaian Olahraga

Press conference SSFF di Ciputra World Surabaya, Minggu (19/4/2026). (Foto: Dadang Kurnia/ jatimnow.com)
Press conference SSFF di Ciputra World Surabaya, Minggu (19/4/2026). (Foto: Dadang Kurnia/ jatimnow.com)

jatimnow.com – Industri fashion dan gaya hidup di Kota Pahlawan bersiap menyambut gebrakan inovatif bertajuk Surabaya Sport Fashion Festival (SSFF) yang bakal digelar di Ciputra World Surabaya pada 15-17 Mei 2026. Event tersebut bakal menghentak panggung mode dengan peleburan dua dunia yang berbeda, olahraga dan fashion tradisional.

Acara bergengsi yang digagas oleh Vante Management hasil kolaborasi dengan Ciputra World Surabaya ini dijadwalkan hadir bertepatan dengan semarak perayaan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS).

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Bantu UMKM Mojo Urus Legalitas dan Go Digital

Creative Director SSFF, Arif Santoso, membeberkan bahwa event ini lahir sebagai respons atas pergeseran tren gaya hidup masyarakat urban modern. Saat ini, olahraga bukan sekadar aktivitas fisik untuk mencari keringat, melainkan telah berevolusi menjadi simbol gaya hidup (lifestyle) yang aktif, sehat, dan menuntut penampilan stylish.

"Kami ingin menghadirkan konsep yang lebih segar, relevan, dan mengikuti laju tren global. SSFF akan memadukan unsur sport, fashion, dan lifestyle dalam satu kesatuan konsep panggung yang dinamis," kata Arif di sela press conference SSFF, Minggu (19/4/2026).

Arif yang sebelumnya juga sukses menjadi pionir ajang Men's Fashion Style di Surabaya menjelaskan, daya tarik paling menonjol sekaligus pembeda SSFF dari pameran mode lainnya adalah inovasi desain sport wear atau pakaian olahraga yang berbasis wastra nusantara.

Baca Juga: Kisah Pelaku UMKM Ring Satu Melejit Berkat Program Lontar Petrokimia Gresik

Arif menjelaskan, memadukan kain tradisional Indonesia dengan pakaian olahraga modern adalah pembuktian bahwa warisan budaya lokal sangat dinamis. Wastra Nusantara diyakininya mampu beradaptasi dengan tren masa kini tanpa harus kehilangan identitas dan nilai estetikanya.

Lebih dari sekadar ajang pamer busana, SSFF juga membawa misi krusial untuk memberdayakan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), baik dari Surabaya maupun daerah lainnya. Penyelenggara membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi pemilik brand, produsen produk olahraga, hingga komunitas kreatif.

Baca Juga: Mahasiswa FIK Ubaya Sabet Tiga Gelar di Asian Student Fashion Week 2026

Melalui event ini, para pelaku UMKM pengrajin wastra didorong untuk melakukan manuver bisnis. Mereka diedukasi agar tidak hanya terpaku pada produksi pakaian formal atau kasual saja.

"Kami berharap UMKM bisa memperluas segmen pasarnya ke kategori pakaian olahraga yang saat ini peminatnya semakin meroket. SSFF ditargetkan menjadi katalis yang mendorong pertumbuhan industri kreatif lokal, sekaligus membuka jalan bagi UMKM untuk naik kelas dan berdaya saing tinggi," ujarnya.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.