Senin, 15 Jun 2026 07:37 WIB

Geledah 7 jam, KPK Temukan Surat Pernyataan OPD Tulungagung

  • Penulis : Bramanta
  • | Jumat, 17 Apr 2026 07:30 WIB
Petugas KPK saat menggeledah Pendopo Tulungagung. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Petugas KPK saat menggeledah Pendopo Tulungagung. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan sejumlah di Kabupaten Tulungagung. Penggeledahan ini terkait kasus korupsi yang menjerat Bupati Tulungagung non aktif, Gatut Sunu Wibowo.

Dari hasil pantauan penggeledahan dilakukan di beberapa ruangan yang berada di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso. Selain itu penggeledahan juga di lakukan di rumah pribadi Gatut Sunu Wibowo di Desa Gandong, Kecamatan Bandung dan rumah ajudan Yoga Ambal di Desa Kesambi.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Sebanyak 3 mobil masuk ke halaman Pendopo sekitar pukul 09.30 WIB. Petugas terlihat turun dan mulai masuk ke dalam pendopo. Petugas terpantau meninggalkan pendopo setelah melakukan penggeledahan selama 7 jam. Mereka membawa sebuah kardus dan satu koper dari dalam ruang pendopo.

Jubir KPK, Budi Prasetyo membenarkan adanya penggeledahan ini. Dalam beberapa hari kedepan pihaknya akan melakukan rangkaian kegiatan penggeledahan di wilayah Tulungagung. Hari ini mereka menggeledah di tiga lokasi yakni pendopo, rumah pribadi Gatut Sunu Wibowo dan rumah ajudan Yoga Ambal.

"Hari ini kami melakukan penggeledahan di tiga lokasi berbeda," ujarnya, Kamis (16/4/2026).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Dalam penggeledahan tersebut ditemukan beberapa dokumen, salah satunya surat pernyataan pengunduran diri kepala OPD lainnya yang dibuat tanpa tanggal. Surat pernyataan inilah yang diduga menjadi ‘alat tekan’ Gatut Sunu kepada para OPD agar patuh atas semua perintahnya.

"Kami menemukan sejumlah dokumen salah satunya surat pernyataan siap mengundurkan diri yang dibuat tanpa tanggal," tuturnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Penggeledahan ini pada prinsipnya dibutuhkan penyidik untuk mencari bukti-bukti tambahan yang diperlukan dalam penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi pemerasan di wilayah Kabupaten Tulungagung. Budi juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Tulungagung atas apresias dalam kasus ini.

"Dalam kesempatan ini, KPK juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih khususnya kepada masyarakat Tulungagung yang terus mendukung penanganan perkara ini, kami akan terus update perkembangan dan hasil penggeledahannya," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.