Rabu, 17 Jun 2026 01:01 WIB

Wagub Emil Sebut Distribusi LPG 3Kg di Jatim Bermasalah

Emil Dardak saat turun ke lapangan memastikan ketersediaan LPG 3kg di tengah masyarakat (foto: Humas Pemprov Jatim for jatimnow.com)
Emil Dardak saat turun ke lapangan memastikan ketersediaan LPG 3kg di tengah masyarakat (foto: Humas Pemprov Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak bergerak cepat menindaklanjuti keluhan warga terkait kekosongan LPG 3 kg di Desa Kemiri, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, dengan melakukan peninjauan langsung ke pangkalan.

Dari hasil pengecekan di lapangan, ditemukan adanya kekosongan tabung LPG yang dipicu oleh sejumlah faktor, baik dari sisi distribusi maupun perilaku konsumsi masyarakat.

Baca Juga: Emil Dardak Gerak Cepat Tangani Sengketa Lahan di Pacitan

“Ini adalah LPG melon, tapi yang ada di sini posisinya tabung kosong semua. Nanti akan diambil oleh truk sore hari. Jadi memang kita akui ada masalah, karena stok di pangkalan wilayah Kecamatan Puspo, khususnya Desa Kemiri, beberapa dalam kondisi kosong,” ujar Emil, dalam siaran resminya, Kamis (16/6/2026).

Ia menjelaskan bahwa kekosongan tersebut sempat dipengaruhi keterlambatan distribusi di tingkat hulu. Namun, kondisi tersebut kini telah mulai teratasi dengan masuknya pasokan baru.

“Memang kemarin sempat ada delay dalam pengiriman di hulunya, tapi sudah dikompensasi dan pasokan sudah datang. Namun di hilirnya ini ada perubahan pola beli masyarakat,” jelasnya.

Wagub Emil mengungkapkan, dari hasil dialog dengan warga, ditemukan adanya kecenderungan pembelian LPG dalam jumlah lebih banyak dari biasanya. Hal ini terjadi karena masyarakat memiliki lebih dari satu tabung kosong di rumah.

“Saya tanya ke warga, bagaimana caranya orang bisa beli gas lebih dari biasanya. Ternyata karena banyak yang punya tabung kosong di rumah. Ada yang datang bawa dua sampai tiga tabung sekaligus, alasannya untuk kebutuhan hajatan atau antisipasi,” ungkapnya.

Menurutnya, fenomena ini menunjukkan adanya peningkatan permintaan semu akibat kekhawatiran masyarakat terhadap kelangkaan LPG, sehingga mendorong pembelian berlebih.

Baca Juga: Konversi Energi Kedua Republik Indonesia, Amanat Penderitaan Rakyat Madura

“Artinya ada ruang masyarakat membeli lebih karena takut LPG langka. Tabung kosong yang ada di rumah itu kemudian diisi semua. Ini yang membuat distribusi jadi terasa tidak merata,” katanya.

Di sisi lain, Emil juga mengungkap adanya praktik penyelewengan distribusi LPG yang turut memperparah kondisi di lapangan. Ia mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut.

“Kami berterima kasih kepada jajaran Polres Kabupaten Pasuruan, karena ternyata ditemukan adanya penyelewengan oleh salah satu pangkalan. Yang bersangkutan mengurangi pasokan di wilayahnya dan melakukan pengoplosan ke tabung besar, bahkan mengambil dari sumber lain,” tegasnya.

Saat ini, pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar 66 Kasus Penyelewengan BBM & LPG, Negara Rugi Rp7,5 Miliar

Sebagai langkah antisipasi sekaligus tindak lanjut atas keluhan masyarakat, Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pertamina akan memperketat pengawasan distribusi LPG bersubsidi, termasuk memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum.

“Kami datang bersama Pertamina untuk memastikan hal seperti ini tidak terjadi di daerah lain di Jawa Timur. Ada sekitar 36.000 pangkalan di Jatim, sehingga pengawasan harus diperkuat,” ujarnya.

Wagub Emil juga menekankan pentingnya penerapan aturan pembelian LPG menggunakan KTP di tingkat pangkalan, yang selama ini dinilai belum berjalan optimal.

“Kewajiban penggunaan KTP saat membeli LPG ini harus diperketat. Ini bukan untuk mempersulit masyarakat, tapi untuk mencegah penyelewengan, termasuk kemungkinan pengoplosan,” pungkasnya.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.