Kasus Kematian Nenek di Tulungagung, Polisi Temukan Lima Luka Sayat Pada Leher
- Penulis : Bramanta
- | Kamis, 16 Apr 2026 08:10 WIB
jatimnow.com - Polisi masih mendalami kasus kematian seorang nenek berinisial S (64), warga Desa Gedangsewu, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung. Mereka melakukan autopsi terhadap jenazah korban. Dari hasil autopsi ini petugas menemukan lima luka sayatan di bagian leher. Selain itu mereka juga menemukan diduga bekas gigitan di tangan kiri korban.
Proses autopsi jenazah korban berlangsung sekitar dua jam di Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal RSUD dr Iskak Tulungagung. Setelah selesai proses autopsi, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga.
Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung
"Proses autopsi sudah selesai dilakukan. Tapi untuk hasilnya masih menunggu nanti malam," ujar Kanit Reskrim Polsek Boyolangu, Aiptu Wahyudi. Rabu (15/4/2026) malam.
Berdasarkan pemeriksaan ditemukan lima luka sayatan pada leher korban. Adapun penyebab kematian adalah terputusnya nadi leher sebelah kiri.
"Ditemukan lima luka sayat pada leher. Luka hanya ada di satu tempat," terangnya.
Terkait hasil lengkap hasil autopsi masih belum dapat dipaparkan. Termasuk panjang luka sayatan pada leher korban.
"Hasil lengkap nanti akan disampaikan di resume autopsi," jelasnya.
Baca Juga: Satlantas Polres Tulungagung Tilang Truk Besar yang Nekat Masuk Jalur Alternatif
Pada pergelangan tangan korban juga ditemukan luka bekas gigitan. Namun petugas belum dapat memastikan penyebab luka tersebut.
"Di tangan ada luka bekas gigitan. Tapi itu luka apa, kami juga masih melakukan penyelidikan," paparnya.
Polisi juga melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) lanjutan di tempat penemuan jenazah korban. Dari olah TKP lanjutan, polisi belum menemukan barang bukti baru.
"Saat olah TKP pertama kami menemukan pisau dapur sepanjang 20-25 centimeter. Kami terus melakukan upaya penyelidikan," ungkapnya.
Baca Juga: Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung
Di lokasi kejadian, tidak ditemukan barang berharga yang hilang. Saat ini Polisi juga telah memeriksa empat saksi yang merupakan anak dan menantu korban.
"Kami belum bisa memastikan. Semua masih dalam proses penyelidikan. Untuk hasilnya, akan kami sampaikan lebih lanjut," paparnya.
Korban sebelumnya ditemukan tewas bersimbah darah pada Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 05.15 WIB. Korban ditemukan tewas di dapur rumah oleh menantunya. Polisi melihat ada kejanggalan dalam kasus ini dan membawa jenazah korban untuk dilakukan autopsi.
Editor : Bramanta