Kamis, 18 Jun 2026 13:53 WIB

Kasus Kematian Nenek di Tulungagung, Polisi Temukan Lima Luka Sayat Pada Leher

  • Penulis : Bramanta
  • | Kamis, 16 Apr 2026 08:10 WIB
Proses evakuasi terhadap jenazah korban. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Proses evakuasi terhadap jenazah korban. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polisi masih mendalami kasus kematian seorang nenek berinisial S (64), warga Desa Gedangsewu, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung. Mereka melakukan autopsi terhadap jenazah korban. Dari hasil autopsi ini petugas menemukan lima luka sayatan di bagian leher. Selain itu mereka juga menemukan diduga bekas gigitan di tangan kiri korban.

Proses autopsi jenazah korban berlangsung sekitar dua jam di Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal RSUD dr Iskak Tulungagung. Setelah selesai proses autopsi, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga.

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

"Proses autopsi sudah selesai dilakukan. Tapi untuk hasilnya masih menunggu nanti malam," ujar Kanit Reskrim Polsek Boyolangu, Aiptu Wahyudi. Rabu (15/4/2026) malam.

Berdasarkan pemeriksaan ditemukan lima luka sayatan pada leher korban. Adapun penyebab kematian adalah terputusnya nadi leher sebelah kiri.

"Ditemukan lima luka sayat pada leher. Luka hanya ada di satu tempat," terangnya.

Terkait hasil lengkap hasil autopsi masih belum dapat dipaparkan. Termasuk panjang luka sayatan pada leher korban.

"Hasil lengkap nanti akan disampaikan di resume autopsi," jelasnya.

Baca Juga: Satlantas Polres Tulungagung Tilang Truk Besar yang Nekat Masuk Jalur Alternatif

Pada pergelangan tangan korban juga ditemukan luka bekas gigitan. Namun petugas belum dapat memastikan penyebab luka tersebut.

"Di tangan ada luka bekas gigitan. Tapi itu luka apa, kami juga masih melakukan penyelidikan," paparnya.

Polisi juga melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) lanjutan di tempat penemuan jenazah korban. Dari olah TKP lanjutan, polisi belum menemukan barang bukti baru.

"Saat olah TKP pertama kami menemukan pisau dapur sepanjang 20-25 centimeter. Kami terus melakukan upaya penyelidikan," ungkapnya.

Baca Juga: Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Di lokasi kejadian, tidak ditemukan barang berharga yang hilang. Saat ini Polisi juga telah memeriksa empat saksi yang merupakan anak dan menantu korban.

"Kami belum bisa memastikan. Semua masih dalam proses penyelidikan. Untuk hasilnya, akan kami sampaikan lebih lanjut," paparnya.

Korban sebelumnya ditemukan tewas bersimbah darah pada Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 05.15 WIB. Korban ditemukan tewas di dapur rumah oleh menantunya. Polisi melihat ada kejanggalan dalam kasus ini dan membawa jenazah korban untuk dilakukan autopsi.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.