Rabu, 17 Jun 2026 04:36 WIB

Kader NasDem Jatim Meradang, Sebut Sampul Majalah Tempo Tendensius!

Sekretaris Fraksi NasDem DPRD Jatim, H. Deni Prasetya. (Foto: FJN for jatimnow.com)
Sekretaris Fraksi NasDem DPRD Jatim, H. Deni Prasetya. (Foto: FJN for jatimnow.com)

jatimnow.com - Internal Partai NasDem Jatim memanas. Pemicunya, sampul Majalah Tempo terbaru yang menjuluki partai ini sebagai "PT NasDem Indonesia Raya Tbk".

Visual dan narasi itu dianggap bukan lagi kritik, melainkan serangan terhadap kehormatan partai.

Baca Juga: Tebar Kepedulian, Kader NasDem ini Salurkan 105 Hewan Kurban di Probolinggo

Sekretaris Fraksi NasDem DPRD Jatim, H. Deni Prasetya, bereaksi keras. Menurutnya, ada upaya penggiringan opini yang jahat untuk mengerdilkan partai politik menjadi sekadar badan usaha.

"Kami tersakiti. NasDem ini institusi politik, punya marwah, bukan perusahaan. Jangan digambarkan seolah-olah kami jualan saham," tegas Deni dengan nada kecewa, Rabu (15/4/2026).

Deni juga menyoroti ilustrasi Surya Paloh di sampul tersebut. Baginya, figur Surya Paloh adalah simbol harga mati bagi kader. Menjadikannya bahan visual yang tidak proporsional dianggap sudah merendahkan martabat.

Baca Juga: Masa Tunggu Haji 26 Tahun, Komisi VIII DPR RI: Waspada Tawaran Berangkat Instan

"Pak Surya itu simbol kami. Media sekaliber Tempo harusnya objektif, bukan malah bikin framing yang merendahkan," tambahnya.

Meski menghormati kebebasan pers, Deni memberi catatan tebal. Kerja jurnalistik harus berbasis fakta, bukan sekadar opini liar.

"Kami tidak anti-kritik, tapi kalau sudah masuk urusan internal tanpa data valid, kami tidak bisa diam," pungkasnya.

Baca Juga: Surya Paloh di Ubahara Surabaya: Ruang Publik Kita Bising, Tapi Miskin Substansi

Sementara itu, Pemred Tempo Setri Yasra menyatakan pihaknya terbuka jika ada keberatan.

"Kalau mau menempuh jalur Dewan Pers, silakan. Kami terbuka agar semuanya objektif," singkatnya.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.