Kamis, 18 Jun 2026 16:47 WIB

Perwakilan Kemendagri Hadiri Rapat Perdana ASN di Pemkab Tulungagung

  • Penulis : Bramanta
  • | Selasa, 14 Apr 2026 13:49 WIB
Rapat perdana ASN di Tulungagung pasca OTT KPK. (Foto: Prokopim for jatimnow.com)
Rapat perdana ASN di Tulungagung pasca OTT KPK. (Foto: Prokopim for jatimnow.com)

jatimnow.com - Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin menggelar rapat staf perdana usai KPK melakukan OTT. Rapat yang berlangsung di ruang Prajamukti Pemkab Tulungagung ini dihadiri oleh perwakilan Kemendagri dan Pemprov Jatim. Rapat ini digelar untuk menyikapi kejadian OTT KPK yang baru saja terjadi. Dalam rapat ini Baharudin meminta seluruh ASN tetap bekerja seperti biasa dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Direktur Fasilitasi Kelembagaan dan Kepegawaian Perangkat Daerah Ditjen Otda Kemendagri, Efrimeiriza yang hadir dalam rapat tersebut mengatakan, sesuai arahan dari Mendagri pihaknya diminta datang ke Tulungagung. Ada empat pesan arahan untuk Pemkab Tulungagung yang disampaikan dalam rapat ini.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Saya diminta untuk memastikan pemerintahan di Tulungagung tetap berjalan," ujarnya, Selasa (14/4/2026).

Disisi lain, pihaknya juga memastikan agar pelayanan publik pemerintah tetap berjalan kepada masyarakat. Pihaknya Juga menyampaikan soal mitigasi, agar tidak ada lagi kasus OTT di Tulungagung.

"Kami juga memberikan motivasi kepada ASN di Tulungagung, agar bekerja sesuai tugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," terangnya.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Tulungagung menjadi atensi bagi Kemendagri. Mengingat KPK telah melakukan OTT sebanyak dua kali. Hal ini juga berlaku kepada daerah yang terkena kasus OTT dari KPK.

"Tentu menjadi atensi Kemendagri. Bukan hanya Tulungagung saja. Pendampingan dilakukan agar kejadian tidak terulang kembali," jelasnya.

Kemendagri mengaku sudah berusaha melakukan evaluasi kepada pemerintah daerah agar kasus OTT tidak terulang kembali. Namun semua upaya yang dilakukan tetap tergantung dengan pribadi kepala daerah.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Evaluasi sudah kami lakukan. Contohnya di Tulungagung, setelah OTT kami segera turun melakukan pendampingan," pungkasnya.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.