Kamis, 18 Jun 2026 14:11 WIB

Tak Punya Bangku Belajar, Siswa SMKN 01 Tulungagung Lesehan di Kelas

Para siswa tampak belajar secara lesehan di dalam kelas
Para siswa tampak belajar secara lesehan di dalam kelas

jatimnow.com - Tak memiliki fasilitas bangku, membuat ratusan siswa SMKN 01 Tulungagung terpaksa mengikuti aktivitas belajar mengajar secara lesehan.

Tanpa ada alas apapun, mereka terlihat belajar beralaskan lantai ruang kelas. Adanya penambahan 2 jurusan baru di sekolah ini belum diimbangi dengan ketersediaan fasilitas belajar di dalam ruang kelas.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Meskipun mengakui adanya kekurangan bangku belajar, namun pihak sekolah seolah-olah menutupi kekurangan ini.

Waka Humas SMKN 01 Tulungagung, Santika berdalih jumlah bangku yang kurang ini hanya terjadi dibeberapa kelas saja, terutama kelas X.

"Memang ada yang kurang bangkunya, tapi tidak banyak. Kita punya 17 kelas untuk tingkat X tapi yang kurang berapa saya belum tahu. Karena itu urusannya kesiswaan, saya sebatas masalah kehumasan" ujarnya, Kamis (25/10/2018)

Total jumlah siswa baru di sekolah ini sebanyak 600 siswa. Menurut Santika, dari total 17 kelas, tingkat X di tahun ini tidak semuanya lesehan. Pihak sekolah mengeluarkan kebijakan rolling kelas, biar siswa sama merasakan lesehan.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Santika mengaku tidak memiliki data pasti berapa kelas yang tidak memiliki meja dan kursi, dengan alasan bukan kewenangannya mengurus jumlah meja dan kursi.

Namun dasarkan pantauan jatimnow.com, setidaknya ada 4 kelas yang mengalami nasib seperti itu. Selama proses belajar mengajar berlangsung, mereka di tempatkan di aula dan laboratorium pengolahan.

"Semua siswa tingkat X ini nanti dirolling biar semua merasakan, tapi ini kan ada yang kelas kosong ditinggal praktek keluar kelas, jadi kita maksimalkan itu juga" imbuhnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Santika menegaskan, pihaknya tidak bisa memastikan kapan meja dan kursi tersebut akan tersedia. Sebab, pengadaanya masih menunggu dari pemprov.

"Soal pengadaan itu kan tergantung pengajuan, bukan wewenang kita untuk memastikan kapan datangnya" pungkasnya.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.