Sabtu, 20 Jun 2026 02:01 WIB

Disnakeswan Tulungagung Pantau Kondisi Rusa di Pendopo, Ini Hasilnya

  • Penulis : Bramanta
  • | Senin, 06 Apr 2026 10:49 WIB
Petugas Disnakeswan Tulungagung saat memantau kondisi rusa di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Petugas Disnakeswan Tulungagung saat memantau kondisi rusa di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Tulungagung memantau kondisi kesehatan hewan rusa yang berada di lingkup Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso. Kondisi hewan rusa tersebut sempat mendapat sorotan dari Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo karena terlihat kurus. Padahal Pemkab telah mengalokasikan anggaran perawatan sebesar Rp600 ribu setiap hari.

Kabid Kesehatan, Disnakeswan Tulungagung, drh. Tutus Sumaryani mengatakan, petugas kesehatan telah mendatangi kebun binatang di Pendopo untuk melakukan pemantaun dan pemeriksaan hewan. Dari hasil pemantauan itu, secara umum kondisi hewan yang ada di kebun binatang itu dalam keadaan sehat.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Hanya saja secara performa dan berat badan hewan-hewan tersebut memang terbilang menurun terutama terhadap hewan rusa jawa atau yang kerap dikenal Kijang. Hal itu disebabkan karena hewan seperti rusa memang habitatnya di alam liar, sehingga ketika hidup di kandang tentu menyebabkan kondisinya menjadi stres karena ruang gerak yang terbatas.

"Rusa itu merupakan satwa liar yang habitat aslinya di alam liar. Ketika ditempatkan di kandang, ruang gerak menjadi terbatas dan dapat memicu stres," ujarnya, Senin (6/4/2026).

Kondisi rusa yang stres itu turut mempengaruhi performa hewan dan berdampak pada kondisi fisiknya, sehingga hewan-hewan itu menjadi kurus. Selain itu, adanya rusa yang kurus kemungkinan juga bisa disebabkan karena terjadinya kompetisi perebutan makanan. Dominasi rusa kuat membuat hewan lain tak bisa memperoleh makanan banyak.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Saat ini jumlah rusa berjumlah sebanyak 15 ekor. Jika melihat luasan kandang saat ini sudah cukup ideal bagi rusa. Meski begitu, pihaknya mentargetkan dalam tiga bulan ke depan, kondisi berat badan hewan di kebun binatang Pendopo bisa naik.

"Luasan kandang yang saat ini sudah cukup untuk 15 ekor rusa. Kami menargetkan dalam tiga bulan ke depan kondisi berat badan hewan dapat naik," ungkapnya.

Sebagai upaya menaikkan berat badan tersebut, Tutus menyebut terdapat beberapa rekomendasi makanan, seperti rumput daun sebagai makanan pokok dan bisa ditambah suplemen berupa buah dan sayur. Selain itu, rusa juga bisa diberi makan konsentrat, dimana pemberian konsentrat harus secara perlahan karena pencernaannya sangat sensitif.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Pihak Disnakeswan juga memastikan pemeriksaan dan pemantauan hewan di kebun binatang di Pendapa Tulungagung akan dilakukan secara rutin. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memastikan performa hewan dapat lebih baik, hewan yang terawat serta memiliki berat badan ideal seperti saat berada di habitatnya.

"Pemeriksaan rutin kami lakukan satu minggu sekali. Selain itu kami juga akan memberi vitamin, obat cacing dan disinfeksi," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.