Sabtu, 06 Jun 2026 14:49 WIB

Banjir Pujian, Film Pelangi di Mars Tawarkan Kualitas Animasi Kelas Dunia

  • Penulis : Bramanta
  • | Minggu, 05 Apr 2026 10:30 WIB
Sutradara film Pelangi di Mars, Upie Guava. (Foto: Mahakarya for jatimnow.com)
Sutradara film Pelangi di Mars, Upie Guava. (Foto: Mahakarya for jatimnow.com)

jatimnow.com - Film terbaru dari Mahakarya Pictures, Pelangi di Mars dibanjiri pujian atas kualitas animasi dan efek visual yang mampu bersaing dengan film Hollywood. Sejak tayang di bioskop pada 18 Maret 2026 lalu, film ini mendapat banyak apresiasi. Sejumlah teknologi mutakhir dilibatkan dalam proses pembuatan film animasi tersebut.

Sutradara film Upie Guava mengungkapkan film ini merupakan sebuah bentuk surat cinta kepada mimpi anak-anak Indonesia. Film hybrid animasi dan live-action ini menggunakan teknologi XR dalam pembuatannya. Teknologi ini juga digunakan dalam karya film Hollywood seperti The Mandalorian dan The Batman.

Baca Juga: 5 Hal Menarik Film Zanna: Whisper of the Volcano Isle Karya Animator Indonesia

"Tak hanya sekedar film, tapi ini merupakan sebuah bentuk surat cinta untuk mimpi anak Indonesia," ujarnya, Minggu (5/4/2026).

Film ambisius ini sudah lahir sejak lama, tahun 2020 tepatnya. Lahir dari keresahan Upie Guava yang berpikir kalau mimpi besar anak-anak Indonesia sudah mulai pudar, Upie bertekad untuk membuat film yang membangkitkan semangat mimpi tersebut kembali.

Setelah bergabungnya produser Dendi Reynando dari Mahakarya Pictures, yang juga memiliki keresahan akibat tidak adanya IP anak asli Indonesia ketika ia membawa anaknya ke bioskop atau ke toko mainan, dimulailah perjalanan lebih dari 5 tahun dibawah pimpinan dua “kapten” ini.

Baca Juga: Aksi Komunitas Trail GJS Gresik Gelar Upacara Bendera di Bukit Hollywood

Berjalan perlahan dengan teknologi yang masih asing, perjalanan ini pada akhirnya didukung oleh ratusan orang Indonesia yang percaya akan visi gila ini.

Lebih dari lima tahun setelah dimulainya perjalanan ini, Pelangi di Mars hadir berkat dedikasi dari ratusan tangan Indonesia yang bersama belajar membangun film ini. Alhasil terciptalah film dengan visual kelas dunia yang tidak pernah ada di film Indonesia sebelumnya.

Baca Juga: Foto: Keseruan Mbrasak Perbukitan Hollywood Gresik yang Ekstrem

YouTuber dan influencer Muntaz Halilintar yang pernah diajak untuk melihat langsung proses produksi film Pelangi di Mars di Doss Guava XR Studio juga turut membagikan kekagumannya.

“Salah satu set paling gila yang pernah saya lihat. So much effort, so much heart to it,” ungkapnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.