Jumat, 19 Jun 2026 06:19 WIB

DPRD Nilai Rotasi 78 Pejabat Surabaya Jadi Pemicu Peningkatan Kinerja

Proses rotasi 78 pejabat Pemkot Surabaya (foto: Kominfo Surabaya for jatimnow.com)
Proses rotasi 78 pejabat Pemkot Surabaya (foto: Kominfo Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com - Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menilai rotasi 78 pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya sebagai langkah penyegaran organisasi. 

Menurutnya, kebijakan tersebut dapat menjadi pemicu peningkatan kinerja aparatur sesuai target yang ditetapkan Wali Kota Surabaya.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

“Rotasi ini bagus sebagai penyegaran dan menjadi trigger bagi kepala OPD untuk bekerja lebih keras sesuai harapan warga dan target yang ditetapkan wali kota,” ujar Yona, Kamis (2/4/2026).

Ia menegaskan, evaluasi kinerja menjadi dasar penting dalam proses rotasi jabatan. Pejabat yang dinilai belum memenuhi ekspektasi sudah seharusnya diganti agar roda pemerintahan berjalan lebih optimal.

“Mereka yang kinerjanya kurang memenuhi ekspektasi warga sudah sepatutnya diganti, agar memberi kesempatan bagi ASN lain yang lebih memiliki kualifikasi,” katanya.

Wakil Ketua DPC Gerindra Surabaya ini menambahkan, DPRD akan mendukung kebijakan rotasi selama dilakukan secara profesional. Ia mengingatkan agar proses tersebut tidak didasarkan pada kedekatan personal, melainkan murni berbasis kompetensi.

“Sepanjang rotasi ini dilakukan atas dasar profesionalitas dan bukan karena faktor kedekatan atau circle pimpinan, kami di DPRD tentu akan mendukung,” tegasnya.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Yona juga menyoroti penempatan Eddy Christijanto sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Menurutnya, pengalaman Eddy saat memimpin Dispendukcapil menjadi modal kuat dalam mendukung program strategis berbasis data.

“Penempatan Pak Eddy di Diskominfo sangat tepat, karena pengalaman beliau di Dispendukcapil menunjukkan banyak kemajuan dalam pengelolaan data kependudukan,” ujarnya.

Ia menekankan, peran Diskominfo saat ini sangat strategis, terutama sebagai leading sector program Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Surabaya. Dengan latar belakang tersebut, koordinasi lintas OPD diharapkan dapat berjalan lebih efektif.

Baca Juga: Mencari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir

“Dengan pengalaman tersebut, beliau akan lebih mudah mengorkestrasi lintas OPD untuk menuntaskan program DTSEN yang menjadi prioritas kota,” jelasnya.

Yona berharap rotasi ini mampu mempercepat pencapaian program prioritas Pemkot Surabaya. Dengan komposisi pejabat yang tepat, pelayanan publik diharapkan semakin meningkat.

“Semoga rotasi ini benar-benar berdampak pada peningkatan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.  

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.