Rabu, 17 Jun 2026 18:52 WIB

Bertemu Gubernur Khofifah, Unisla Lamongan Paparkan Konsep Eco-Health University

  • Penulis : Bramanta
  • | Rabu, 01 Apr 2026 12:10 WIB
Pertemuan Unisla dan Gubernur Khofifah di Gedung Grahadi Surabaya. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Pertemuan Unisla dan Gubernur Khofifah di Gedung Grahadi Surabaya. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Universitas Islam Lamongan (Unisla) bertemu dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam rangka penguatan sinergi transformasi kelembagaan menuju Eco-Health University.

Konsep Eco-Health University dicetuskan Unisla sebagai upaya membangun ekosistem pendidikan yang unggul dan responsif terhadap isu kesehatan dan lingkungan.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Konsep Eco-Health University kami rancang sebagai integrasi antara keilmuan, riset terapan, dan pemberdayaan masyarakat berbasis keberlanjutan,” ujar Rektor Unisla Abdul Ghofur, Rabu (1/4/2026).

Dihadapan Gubernur Khofifan beserta sejumlah jajaran OPD Pemprov Jatim, Unisla memaparkan inovasi pengelolaan lingkungan meliputi manajemen komposting sampah, substitusi pupuk organik, serta pengembangan pakan ternak herbal. Paparan tersebut melibatkan kolaborasi lintas fakultas, khususnya dari Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) dan Fakultas Perikanan dan Peternakan.

Menurut Abdul Ghofur, kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjadi katalis penting dalam akselerasi implementasi program-program inovatif yang telah dikembangkan di lingkungan kampus.

Baca Juga: Hampir Setahun, Hibah Aspal Dari Khofifah Belum Digunakan Pemkab Tulungagung

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyambut baik inisiatif Unisla tersebut dan menilai bahwa pendekatan eco-health merupakan kebutuhan strategis dalam menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan di masa depan.

“Apa yang dilakukan Unisla ini sangat relevan dengan arah pembangunan Jawa Timur yang menekankan pada keseimbangan antara kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan. Inisiatif berbasis riset seperti ini perlu diperkuat dan direplikasi agar memberikan dampak yang lebih luas,” ungkapnya.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun model pembangunan yang adaptif terhadap perubahan lingkungan global.

Pertemuan ini diharapkan menjadi titik awal penguatan kolaborasi berkelanjutan antara Unisla dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, khususnya dalam pengembangan riset terapan, inovasi lingkungan, serta program pemberdayaan masyarakat berbasis kesehatan dan ekologi.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.