Rawan Tumbang, DLHKP Kota Kediri Rutin Pangkas Pohon Hadapi Cuaca Ekstrem
- Penulis : Yanuar D
- | Senin, 30 Mar 2026 18:05 WIB
jatimnow.com - Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri memangkas pohon-pohon yang rawan tumbang menghadapi musim pancaroba yang diprediksi berlangsung hingga April.
Kepala DLHKP Kota Kediri, Indun Munawaroh, menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi intensif dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Salah satu peran aktif DLHKP di lapangan yakni dengan melakukan pemotongan dan penanganan pohon di titik-titik rawan.
Baca Juga: DLHKP Kota Kediri Cek Armada Operasional, Pastikan Layanan Tetap Optimal
"Penanganan darurat apa yang dilakukan oleh teman-teman DLHKP? yaitu dengan melakukan pemotongan pohon yang di lokasi-lokasi terjadinya pohon tumbang," katanya saat ditemui di lokasi pemotongan pohon tumbang di Kelurahan Tosaren, Kecamatan Pesantren, Senin (30/3/2026).
Dalam beberapa hari terakhir, DLHKP bahkan menangani hingga 17 titik pohon tumbang, terlebih pasca kejadian hujan disertai angin kencan pada Sabtu (28/3). Dan hingga saat ini, pihakanya tengah melakukan penyisiran lanjutan untuk membersihkan sisa-sisa pohon yang sebelumnya hanya dipinggirkan karena keterbatasan waktu.
Namun, lanjutnya, upaya DLHKP tidak hanya bersifat reaktif. Secara rutin, petugas juga melakukan pemangkasan pohon berdasarkan hasil pemetaan wilayah yang dinilai berisiko.
Selain itu, DLHKP juga menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan 112, serta permohonan langsung dari warga maupun pelaku usaha.
Baca Juga: PMI Surabaya Latih Relawan Antisipasi Hantavirus dan Wabah
"Jadi, kita itu tidak hanya pada kondisi darurat. Setiap hari teman-teman sudah melakukan pemotongan secara rutin dari Senin sampai dengan Sabtu, pukul 08.00 pagi sampai pukul 01.00 siang untuk operasionalnya," tegasnya.
Menurut Indun, tingginya intensitas laporan masyarakat dalam satu bulan terakhir ini menjadi tantangan tersendiri. DLHKP mencatat permintaan pemotongan pohon meningkat signifikan, baik melalui layanan darurat maupun pengajuan langsung. Meski demikian, pihaknya tetap melakukan prioritas penanganan.
"Kita akan melihat skala prioritas dalam penanganan. Bila keberadaan pohon tersebut dalam kondisi rawan, maka aduan tersebut akan menjadi prioritas," terangnya.
Baca Juga: Cuaca Probolinggo Panas dan Lembap, BPBD Ingatkan Dampak Kemarau Panjang
Diketahui, berdasarkan data historis, wilayah Kota Kediri yang paling rawan terdampak angin kencang dan potensi puting beliung berada di barat sungai, dan tengah kota. Kondisi ini dipengaruhi oleh jenis akar pohon yang dominan berupa akar serabut, sehingga lebih rentan tumbang saat diterpa angin kuat.
"Kalau histori itu kebanyakan memang di barat sungai, ya, Kota Tengah. Jadi, Kecamatan Kota sama barat sungai. Karena apa? Pohon kita itu akarnya bukan akar tunggal, akar serabut," ujarnya.
DLHKP Kota Kediri mengimbau masyarakat untuk tetap waspada selama musim pancaroba dan segera melaporkan jika menemukan potensi bahaya di lingkungan sekitar.
Editor : Yanuar D