Jumat, 19 Jun 2026 11:36 WIB

Pedagang Janur di Lamongan Diserbu Warga yang Antusias Rayakan Lebaran Ketupat

Kondisi lapak dadakan penjual janur di Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Kondisi lapak dadakan penjual janur di Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Momen Lebaran Ketupat di Kabupaten Lamongan dimanfaatkan sebagian warga untuk mengais rezeki. Penjual janur dadakan atau musiman pun bermunculan sebagai peluang usaha untuk menambah penghasilan.

Ramainya pedagang janur ini sejalan dengan meningkatnya daya beli masyarakat. Permintaan pasar yang tinggi untuk kebutuhan Lebaran Ketupat membuat aktivitas jual beli semakin menggeliat.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Pemandangan pedagang janur dadakan tampak di sepanjang kawasan Pasar Sidoharjo, Lamongan. Janur dijual dengan harga mulai Rp15 ribu hingga Rp20 ribu per ikat.

Salah satu pedagang, Gemi, mengaku penjualan biasanya melonjak menjelang Lebaran Ketupat, terutama pada sore hari.

“Biasanya ramai itu mendekati Lebaran Ketupat. Untuk memenuhi permintaan masyarakat, khusus H-1 ini kami menyiapkan sekitar seratus bongkok atau ikat besar,” ujarnya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Di sisi lain, sebagian warga lebih memilih membeli janur dalam bentuk lembaran mentah dibandingkan ketupat jadi atau selongsong siap pakai. Hal itu dinilai lebih hemat sekaligus memberikan pengalaman kebersamaan.

Nurhidayah, salah seorang pembeli, mengatakan dirinya memilih janur lembaran agar bisa dianyam sendiri di rumah bersama keluarga.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

“Lebih pilih beli lembaran karena bisa dianyam sendiri di rumah. Jadi ada momen kebersamaannya,” katanya.

Hingga kini, Pasar Sidoharjo tetap menjadi pusat distribusi utama bagi warga yang ingin merayakan Lebaran Ketupat. Dalam dua hari ke depan, perputaran ekonomi dari pedagang musiman ini diperkirakan akan terus meningkat seiring tingginya antusiasme masyarakat.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.