Pedagang Janur di Lamongan Diserbu Warga yang Antusias Rayakan Lebaran Ketupat
- Penulis : Adyad Ammy Iffansah
- | Jumat, 27 Mar 2026 16:25 WIB
jatimnow.com - Momen Lebaran Ketupat di Kabupaten Lamongan dimanfaatkan sebagian warga untuk mengais rezeki. Penjual janur dadakan atau musiman pun bermunculan sebagai peluang usaha untuk menambah penghasilan.
Ramainya pedagang janur ini sejalan dengan meningkatnya daya beli masyarakat. Permintaan pasar yang tinggi untuk kebutuhan Lebaran Ketupat membuat aktivitas jual beli semakin menggeliat.
Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian
Pemandangan pedagang janur dadakan tampak di sepanjang kawasan Pasar Sidoharjo, Lamongan. Janur dijual dengan harga mulai Rp15 ribu hingga Rp20 ribu per ikat.
Salah satu pedagang, Gemi, mengaku penjualan biasanya melonjak menjelang Lebaran Ketupat, terutama pada sore hari.
“Biasanya ramai itu mendekati Lebaran Ketupat. Untuk memenuhi permintaan masyarakat, khusus H-1 ini kami menyiapkan sekitar seratus bongkok atau ikat besar,” ujarnya.
Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya
Di sisi lain, sebagian warga lebih memilih membeli janur dalam bentuk lembaran mentah dibandingkan ketupat jadi atau selongsong siap pakai. Hal itu dinilai lebih hemat sekaligus memberikan pengalaman kebersamaan.
Nurhidayah, salah seorang pembeli, mengatakan dirinya memilih janur lembaran agar bisa dianyam sendiri di rumah bersama keluarga.
Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG
“Lebih pilih beli lembaran karena bisa dianyam sendiri di rumah. Jadi ada momen kebersamaannya,” katanya.
Hingga kini, Pasar Sidoharjo tetap menjadi pusat distribusi utama bagi warga yang ingin merayakan Lebaran Ketupat. Dalam dua hari ke depan, perputaran ekonomi dari pedagang musiman ini diperkirakan akan terus meningkat seiring tingginya antusiasme masyarakat.
Editor : Yanuar D