Sabtu, 20 Jun 2026 02:51 WIB

Jelang Lebaran Permintaan LPG 3 Kilogram di Malang Mengalami Kenaikan

Kondisi salah satu pangkalan LPG 3 kilogram di Kabupaten Malang (Aris/jatimnow.com)
Kondisi salah satu pangkalan LPG 3 kilogram di Kabupaten Malang (Aris/jatimnow.com)

jatimnow.com - Permintaan LPG tiga kilogram pada sejumlah pangkalan di wilayah Kabupaten Malang mengalami kenaikan, menjelang Hari Raya Idul Fitri. Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya aktivitas masyarakat yang mulai mempersiapkan hidangan lebaran, seperti memasak makanan khas hingga membuat berbagai jenis kue di rumah.

Srianah (46), salah satu pemilik pangkalan LPG 3 kg di Kabupaten Malang, mengatakan peningkatan permintaan sudah mulai terasa sejak sekitar H-10 menjelang lebaran. Mayoritas pelanggannya merupakan rumah tangga yang menyiapkan kebutuhan lebaran, mulai dari membuat kue hingga memasak aneka menu makanan untuk dihidangkan.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

“Biasanya menjelang lebaran memang ada kenaikan permintaan. Banyak masyarakat yang mulai membuat kue Lebaran sendiri di rumah serta memasak untuk persiapan menyambut hari raya,” ujarnya, Sabtu (14/3/2026).

Menurutnya, hingga saat ini pasokan LPG 3 kg yang diterima dari agen masih relatif lancar sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. Ia juga menyebutkan bahwa kebiasaan masyarakat membuat kue dan memasak sendiri masih cukup kuat, terutama di wilayah Kabupaten Malang.

“Alhamdulillah pasokan masih berjalan normal, jadi masyarakat tetap bisa mendapatkan LPG untuk kebutuhan memasak sehari-hari maupun untuk membuat kue lebaran,” tuturnya.

Dengan meningkatnya aktivitas rumah tangga menjelang Idul Fitri, diharapkan distribusi LPG subsidi tetap berjalan lancar agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Di sisi lain, Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi menuturkan, kebutuhan LPG 3 kilogram dan bahan bakar minyak (BBM) menjadi salah satu prioritas Polres Malang dalam pengamanan dan pelayanan masyarakat di momen lebaran 2026.

"Kemudian pada Ramadan dan Idul Fitri ini kita selalu melakukan pemantauan khusus termasuk harga bahan pokok dari tadi, elpiji, BBM dan ketersediaannya, yang jelas sampai dengan hari ini tidak ada kendala, masih cukup stabil," ucapnya.

Ia meminta masyarakat agar melaporkan jika ada indikasi penemuan penyelewengan elpiji, BBM, atau bahan pangan lainnya. Nantinya tim dari Satgas Pangan Kabupaten Malang di bawah komando Satreskrim Polres Malang akan melakukan identifikasi dan pemeriksaan di lapangan.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

"Kita punya Satgas Pangan Polri dan seluruh Pemkab, nanti kita akan identifikasi apa penyebab lonjakan harga itu ataupun kelangkaan bahan tersebut," pungkasnya.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.