Senin, 15 Jun 2026 10:51 WIB

Hati-hati! Ada Komplotan Pemalsu SIM dengan Disablon

Komplotan pemalsu SIM saat diperiksa penyidik Polres Banyuwangi.
Komplotan pemalsu SIM saat diperiksa penyidik Polres Banyuwangi.

jatimnow.com - Empat orang terduga pemalsu SIM dibekuk Resmob Satreskrim Polres Banyuwangi, Rabu (17/10/2018). Dari penangkapan tersebut, sebuah SIM B1 berhasil diamankan.

Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Panji Pratistha Wijaya mengatakan, untuk material SIM tersebut asli, namun dalam kolom kategori SIM-nya oleh pelaku diubah.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Pelaku menyablon ulang SIM asli, dari SIM A diubah menjadi SIM B1," papar Panji, Selasa (23/10/2018).

Empat orang tersebut diantaranya, Ponidi warga Kecamatan Srono, Witarto warga Kecamatan Songgon, Anwar alias Alex dan Ponari warga Kecamatan Genteng.

Menurut Panji, terungkapnya kasus SIM palsu ini berasal dari seseorang bernama Agus Hadi Purnomo yang melakukan pengecekan SIM di ruang Satpas Mapolres Banyuwangi untuk mengetahui keaslian SIM miliknya.

Namun, SIM B1 miliknya setelah diperiksa dan dicocokkan oleh petugas registrasi merupakan SIM golongan A yang diubah ke golongan SIM B1 umum.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Aipda Afandi yang mengetahui hal itu melapor ke SPKT terkait kejadian tersebut," paparnya.

Berdasarkan hasil penyidikan, Ponidi, Ponari, dan Anwar alias Alex mengaku sebagai perantara atau calo pembuatan SIM. Sementara, penyablon atau eksekutor pemalsu SIM, yakni Witarto.

"BB lainnya sebuah screen sablon ukuran 30 x 40 cm dan 5 lembar transfer lettering merek glory serta kertas lapisannya," kata dia.

Baca Juga: Selama Ramadan Satlantas Polres Gresik Hadirkan SIM Santri Trendi

Para tersangka diduga telah melakukan tindak pidana pemalsuan surat sebagaimana dimaksud dalam pasal 263 ayat 1 juncto pasal 55 ayat 1 item 1e KUHP.

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.