Jumat, 19 Jun 2026 20:44 WIB

Belasan Ribu Personel Gabungan Siap Amankan Mudik Jatim 2026

Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 di lapangan Mapolda Jatim, Surabaya, Kamis (12/3/2026). (Foto: Humas Polda Jatim for jatimnow.com)
Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 di lapangan Mapolda Jatim, Surabaya, Kamis (12/3/2026). (Foto: Humas Polda Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com - Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri 2026. Sebanyak 16.326 personel gabungan resmi disiagakan pada Operasi Ketupat Semeru 2026 untuk mengawal kelancaran aktivitas masyarakat yang diprediksi melonjak tajam.

Kesiapsiagaan ini ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang dipimpin langsung oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto di Lapangan Apel Mapolda Jatim, Surabaya, Kamis (12/3/2026).

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Nanang menegaskan, operasi berskala besar ini tidak hanya fokus pada kelancaran lalu lintas mudik, tetapi juga memitigasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Aparat telah memetakan sejumlah potensi kerawanan krusial, mulai dari ancaman terorisme, balap liar, peredaran gelap narkoba, potensi bencana hidrometeorologi (cuaca ekstrem), hingga potensi konflik terkait pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR).

"Semua potensi kerawanan sudah kita petakan dan kita antisipasi melalui penggelaran pasukan ini. Dari evaluasi operasi sebelumnya, kita melihat apa yang perlu diperbaiki sehingga pengamanan tahun ini bisa berjalan jauh lebih optimal," kata Nanang.

Tahun ini, kalender pengamanan menjadi lebih padat karena Lebaran Idulfitri berdekatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi 2026. Namun demikian, Nanang memastikan kesiapan pasukannya menagankan dua hari besar tersebut.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Nanang mengungkapkan, belasan ribu personel yang dikerahkan tidak hanya berasal dari unsur kepolisian. Jajaran Polri di Jatim hanya mengerahkan 9.609 personel. Kemudian ada juga dari unsur TNI sebanyak 1.313 personel dan instansi terkait seperti Satpol PP, Dishub, serta Dinkes sebanyak 5.404 personel.

Seluruh personel ini akan disebar ke 238 pos pengamanan yang terdiri dari 172 pos pengamanan (Pospam), 45 pos pelayanan (Posyan), dan 21 pos terpadu.

Mereka ditugaskan untuk mengawal ketat 20.097 titik fokus di penjuru Jawa Timur. Titik-titik ini mencakup tempat ibadah, pusat perbelanjaan, simpul transportasi (terminal dan stasiun), jalur utama mudik, objek wisata, hingga pusat keramaian lainnya.

Baca Juga: Tim Gabungan Polda Jatim Periksa Senpi Dinas di Polres Tulungagung

Sebab, lanjut Nanang, pada momen Ramadan dan libur Idulfitri, mobilitas masyarakat akan sangat tinggi dan terkonsentrasi pada berbagai kegiatan esensial. Mulai dari ibadah tarawih, arus mudik, malam takbiran, salat Idulfitri, tradisi halalbihalal, hingga rekreasi keluarga di tempat wisata pasca-lebaran.

"Mobilitas masyarakat sangat tinggi selama Ramadan sampai Lebaran. Semua kegiatan itu harus kita siapkan pengamanannya secara matang," lanjutnya.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.