Jumat, 19 Jun 2026 07:27 WIB

Nasib Petani Tembakau Madura Segera Berubah? Khofifah Bakal Ajukan KEK ke Pusat

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 10 Mar 2026 01:00 WIB
Gubernur Khofifah Indar Parawansa, menerima Surat Bersama Bupati se-Madura serta Naskah Akademik KEK Tembakau di sela kegiatan Haul Pondok Pesantren Banyuanyar, Pamekasan, Minggu (08/3/2026). (Foto: Humas for jatimnow.com)
Gubernur Khofifah Indar Parawansa, menerima Surat Bersama Bupati se-Madura serta Naskah Akademik KEK Tembakau di sela kegiatan Haul Pondok Pesantren Banyuanyar, Pamekasan, Minggu (08/3/2026). (Foto: Humas for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengambil langkah berani untuk mengubah wajah ekonomi Pulau Garam. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan kesiapannya menjadi pengusul resmi pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tembakau Madura kepada pemerintah pusat.

Komitmen ini ditegaskan saat Khofifah menerima Surat Bersama Bupati se-Madura serta Naskah Akademik KEK Tembakau di sela kegiatan Haul Pondok Pesantren Banyuanyar, Pamekasan, Minggu (08/3/2026).

Baca Juga: Hampir Setahun, Hibah Aspal Dari Khofifah Belum Digunakan Pemkab Tulungagung

Langkah tersebut dipandang sebagai solusi jangka panjang agar kekayaan komoditas Madura tidak lagi "terbang" ke luar daerah tanpa memberikan manfaat signifikan bagi warga lokal.

"Kami siap menjadi pengusul dan mengawal proses ini hingga tuntas. Madura punya potensi raksasa yang butuh akselerasi kebijakan nyata agar pembangunannya tidak jalan di tempat," tegas Khofifah di hadapan tokoh masyarakat dan kepala daerah.

Menurutnya, usulan ini merupakan implementasi dari prinsip pembangunan yang merata. Ia tak ingin ada wilayah di Jawa Timur yang tertinggal dalam arus industrialisasi.

Oleh karena itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak diperintahkan langsung untuk mematangkan aspek teknokratis dan administratif agar persyaratan di tingkat pusat segera terpenuhi.

Khofifah menilai KEK bukan sekadar magnet investasi, melainkan perisai ekonomi. "Ini soal proteksi dan transformasi. Kita ingin ekosistem tembakau dan industri turunannya tumbuh di sini, sehingga nilai tambahnya kembali ke kantong masyarakat Madura, bukan hanya menjadi penonton," imbuhnya.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Senada dengan hal itu, Emil Dardak menyebutkan bahwa dasar akademik dan dukungan politik dari seluruh Bupati di Madura sudah sangat solid.

Pihaknya kini tengah membedah kajian lebih dalam untuk memastikan ekosistem ekonomi yang terbangun nantinya benar-benar berpihak pada petani dan pelaku usaha kecil.

Sementara itu, Ketua Tim Penyusunan Naskah Akademik dari Komunitas Muda Madura (KAMURA), Subairi Muzakki, mengungkapkan keresahan yang selama ini dialami warga.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Selama berpuluh-puluh tahun, Madura menjadi tulang punggung produksi tembakau nasional, namun industri pengolahannya justru menjamur di luar pulau.

"Manfaat ekonominya banyak dinikmati di luar. Lewat KEK ini, kita ingin membangun industri yang terintegrasi di tanah Madura sendiri. Dukungan Pemprov adalah energi besar bagi kami untuk mewujudkan keadilan ekonomi bagi petani," ujar Subairi.

Dukungan serupa datang dari Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin. Ia menegaskan bahwa stabilitas wilayah akan tercipta jika kesejahteraan masyarakat meningkat melalui kolaborasi lintas sektor seperti proyek strategis KEK ini.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.