Antrean BBM Terjadi di Sejumlah SPBU Jember, Hiswana Migas Imbau Warga Tak Panik
- Penulis : Sugianto
- | Jumat, 06 Mar 2026 08:05 WIB
jatimnow.com-Antrean kendaraan terlihat di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Jember dalam beberapa hari terakhir. Menyikapi kondisi tersebut, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Besuki mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan atau panic buying.
Ketua DPC Hiswana Migas Besuki, Ikbal Wilda Fardana, mengatakan masyarakat, khususnya di wilayah Jember dan sekitarnya, diharapkan tetap tenang meskipun situasi geopolitik global sedang memanas.
Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong
“Pasokan BBM di wilayah ini masih dalam kondisi aman dan belum ditemukan adanya gangguan distribusi,” ujarnya, Kamis (5/3/2026) malam.
Diketahui, ketegangan geopolitik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat yang berujung konflik bersenjata memicu kekhawatiran di sektor energi global. Situasi tersebut juga berdampak pada penutupan Selat Hormuz, salah satu jalur utama pengiriman minyak dunia.
Meski demikian, Ikbal memastikan distribusi BBM di wilayah Besuki, termasuk Kabupaten Jember, masih berjalan normal. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pengelola SPBU untuk memastikan ketersediaan stok bahan bakar.
“Dari hasil pemantauan, persediaan BBM di sejumlah SPBU masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” tuturnya.
Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember
Ia menambahkan, di beberapa SPBU bahkan masih tersedia cadangan BBM hingga sekitar 14 ribu liter sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap potensi kekurangan bahan bakar dalam waktu dekat.
Menurut Ikbal, kepanikan dalam membeli BBM justru berpotensi memicu masalah baru, yakni kelangkaan akibat pembelian dalam jumlah besar oleh sebagian pihak.
Karena itu, masyarakat diminta membeli BBM sesuai kebutuhan agar ketersediaannya tetap terjaga dan dapat dinikmati secara merata.
Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan
Selain itu, pihaknya juga mengingatkan pengelola SPBU agar lebih selektif dalam melayani pembelian bahan bakar guna mengantisipasi praktik penimbunan oleh oknum tertentu.
“SPBU diharapkan tidak melayani pembelian dari tengkulak atau pihak yang diduga akan menimbun BBM,” tegasnya.
Hiswana Migas juga mengajak masyarakat bersikap bijak dalam menggunakan serta membeli BBM sehingga pasokan yang ada dapat dimanfaatkan secara adil oleh seluruh masyarakat.
Editor : Bramanta