Rabu, 17 Jun 2026 22:27 WIB

Pelindo Terminal Petikemas Beri Panggung Kreativitas Anak YPAC

SVP Sekretaris Perusahaan PT Pelindo Terminal Petikemas (tengah) memberikan santunan kepada anak berkebutuhan khusus dan anak yatim. (Foto: Humas SPTP/jatimnow.com)
SVP Sekretaris Perusahaan PT Pelindo Terminal Petikemas (tengah) memberikan santunan kepada anak berkebutuhan khusus dan anak yatim. (Foto: Humas SPTP/jatimnow.com)

jatimnow.com – Di tengah ambisi mengejar efisiensi logistik nasional, Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) Group menunjukkan sisi humanis yang kental. Perusahaan ini memberikan panggung khusus bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk menunjukkan bakat mereka dalam agenda pertemuan media di Pelindo Place Office Tower, Rabu (03/3/2026).

Anak-anak dari YPAC, Yayasan Urunan Kebaikan Kawan Netra, hingga Panti Asuhan Kreatif Darul Hikmah tidak sekadar datang sebagai penerima santunan. Mereka tampil percaya diri menyajikan pertunjukan musik dan tari di hadapan para pemangku kepentingan.

Baca Juga: Terminal Kijing Mempawah Mulai Operasikan Layanan Petikemas

"Kami sangat senang bisa tampil dan dihargai. Terima kasih atas kesempatan ini," ujar Ryan Dwi Pradana, salah satu penampil dari YPAC.

Bagi Bambang Susilo, pendamping dari YPAC, apresiasi seperti ini jauh lebih bermakna ketimbang sekadar bantuan materi. Ia menilai, ruang untuk berekspresi merupakan kunci utama yang menumbuhkan rasa percaya diri anak-anak dengan keterbatasan fisik maupun mental.

Sekretaris Perusahaan PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra, menjelaskan bahwa tanggung jawab sosial ini berjalan beriringan dengan kinerja perusahaan yang terus menguat.

Ia berpendapat, kesibukan operasional pelabuhan jangan sampai membuat korporasi menutup mata terhadap isu sosial di sekitarnya.

Baca Juga: PTP Nonpetikemas Tanjung Pandan Perkuat Distribusi Logistik Bangka Belitung

Secara data, SPTP Group memang tengah berada pada tren positif. Sepanjang 2025, arus peti kemas mencapai 13,34 juta TEUs, tumbuh 6,87 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini menyumbang sekitar 67,5 persen dari total arus peti kemas seluruh Pelindo Group.

Lonjakan performa tersebut disokong penuh oleh dua anak usaha strategis di Surabaya. PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) berhasil membukukan 1,57 juta TEUs dengan dominasi trafik internasional mencapai 95 persen.

Keberhasilan itu diperkuat kontribusi PT Terminal Teluk Lamong (TTL) yang mencatatkan arus 2,82 juta TEUs sepanjang 2025, sekaligus mematok target ambisius sebesar 3,04 juta TEUs atau naik 7,8 persen pada 2026.

Baca Juga: Terminal Petikemas Surabaya Kembali Layani Ekspor Komponen Lokomotif INKA

"Kami ingin keberadaan perusahaan memberikan manfaat nyata, baik bagi kelancaran logistik maupun bagi kelompok rentan di masyarakat," pungkas Widyaswendra.

Upaya ini menegaskan bahwa di balik statistik pertumbuhan yang kaku, terselip komitmen untuk tumbuh bersama masyarakat secara tulus.

Editor : Tim Jatimnow
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.