Minggu, 14 Jun 2026 15:14 WIB

Jasad Korban KM Dharma Ferry VII Ditemukan di Perairan Gresik pada Pencarian Hari Ketiga

Tim SAR gabungan saat mengevakuasi jasad penumpang KM Dharma  Ferry VII yang jatuh ke laut. (Foto: Humas Polres Gresik)
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi jasad penumpang KM Dharma Ferry VII yang jatuh ke laut. (Foto: Humas Polres Gresik)

jatimnow.com - Upaya pencarian intensif terhadap penumpang Kapal Motor (KM) Dharma Ferry VII yang dilaporkan jatuh ke laut akhirnya membuahkan hasil pada hari ketiga, Rabu (4/3/2026). Tim SAR gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia di perairan depan Pelabuhan Maspion, Kabupaten Gresik.

Operasi pencarian melibatkan kekuatan penuh dari Satpolairud Polres Gresik, Ditpolairud Polda Jatim, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), TNI Angkatan Laut, serta Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP).

Baca Juga: Bocah Sambeng Tenggelam di Kali Lamong Ditemukan Sejauh 15 Km dari Titik Awal

Untuk mempercepat proses pencarian, tim membagi wilayah penyisiran menjadi tiga sektor utama. Sisi Selat Madura disisir oleh Basarnas, jalur tengah dipantau armada KPLP, sementara sisi utara, meliputi area Pelabuhan Petrokimia, Maspion, Jasatama hingga Semen Gresik menjadi fokus Satpolairud Polres Gresik bersama Ditpolairud Polda Jatim.

Sekitar pukul 10.12 WIB, setelah hampir dua jam penyisiran, petugas melihat sesosok jenazah mengambang di perairan depan Pelabuhan Maspion. Tim kemudian mendekat dan memastikan temuan tersebut adalah korban yang selama ini dicari.

Berdasarkan data yang dihimpun, korban diketahui bernama Muslich (37), wiraswasta asal Desa Sengkut, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk. Ia sebelumnya dilaporkan mengalami insiden Man Over Board (MOB) atau jatuh ke laut pada Senin (2/3) sore saat kapal melintasi Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS).

Kasatpolairud Polres Gresik AKP I Nyoman Ardhita mengonfirmasi penemuan tersebut. Ia menyampaikan bahwa ciri-ciri fisik dan pakaian pada jenazah yang ditemukan identik dengan laporan korban yang jatuh dari KM Dharma Ferry VII.

Baca Juga: Bocah 7 Tahun yang Hanyut di Selokan Driyorejo Ditemukan Meninggal

“Jenazah ditemukan mengambang di depan Pelabuhan Maspion. Berdasarkan koordinasi dan identifikasi awal terkait pakaian yang dikenakan, diduga kuat ini adalah korban yang jatuh dari kapal pada 2 Maret lalu,” ujarnya.

Setelah dilakukan pengamanan di lokasi kejadian laut, tim SAR gabungan segera mengevakuasi jenazah ke darat. Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk proses Visum et Repertum (VER).

Proses identifikasi lebih lanjut dilakukan oleh Tim Inafis Polres Gresik guna memastikan identitas secara resmi. Selain itu, pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan agen kapal Dharma Ferry VII untuk menghubungi keluarga korban di Nganjuk.

Baca Juga: Detik-detik Evakuasi 18 ABK KM Puji Manunggal Sejati di Tengah Laut

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai.

Polres Gresik menghimbau seluruh operator kapal dan penumpang untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan serta mematuhi standar keselamatan pelayaran guna mencegah insiden serupa terulang kembali.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.