Minggu, 21 Jun 2026 19:07 WIB

Detik-detik Evakuasi 18 ABK KM Puji Manunggal Sejati di Tengah Laut

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 20 Jan 2026 21:47 WIB
Evakuasi dramatis dilakukan KM Egon di tengah gelombang 1,2 meter. (Foto: Basarnas/jatimnow.com)
Evakuasi dramatis dilakukan KM Egon di tengah gelombang 1,2 meter. (Foto: Basarnas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kabar lega datang dari perairan Masalembo. Sebanyak 18 awak kapal KM Puji Manunggal Sejati berhasil lolos dari maut setelah kapal yang mereka tumpangi mengalami kebocoran lambung di tengah cuaca ekstrem, Selasa (20/1/2026).

Nyawa belasan pelaut ini terselamatkan berkat aksi cepat kapal tanggap darurat yang melintas di lokasi kejadian.

Baca Juga: Jasad Korban KM Dharma Ferry VII Ditemukan di Perairan Gresik pada Pencarian Hari Ketiga

Drama di tengah laut ini bermula saat nakhoda kapal, Aji Susetyo, menyadari air mulai masuk tak terkendali ke dalam palka sekitar pukul 12.45 WIB.

Posisi kapal saat itu sedang menempuh perjalanan jauh menuju Juwana, Pati, Jawa Tengah.

Dalam kondisi genting, Aji segera mengirimkan sinyal bahaya yang diterima Kantor SAR Kelas A Surabaya pada sore harinya.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., langsung memerintahkan pengerahan KN SAR 249 Permadi dari Dermaga Tanjung Perak.

Namun, jarak tempuh yang mencapai 136 mil laut memicu kekhawatiran karena bantuan baru diprediksi tiba dalam 13 jam ke depan.

Di sisi lain, alam tidak sedang bersahabat. Angin Barat berembus kencang pada kecepatan 18 knot dengan tinggi gelombang mencapai 1,2 meter.

Baca Juga: Bocah Sambeng Tenggelam di Kali Lamong Ditemukan Sejauh 15 Km dari Titik Awal

"Kami langsung menyebarluaskan informasi darurat ini ke seluruh kapal yang berada di sekitar Masalembo agar memberikan pertolongan pertama secepat mungkin," ujar Nanang.

Langkah koordinasi ini terbukti krusial. Saat tim SAR Surabaya masih membelah ombak di perairan Karang Jamuang, KM Egon yang kebetulan melintas di jalur tersebut merespons panggilan darurat.

Tanpa membuang waktu, kru KM Egon melakukan manuver penyelamatan di tengah arus laut yang bergerak kuat ke arah tenggara.

Tepat pukul 17.57 WIB, suasana tegang berubah menjadi haru. Seluruh 18 ABK KM Puji Manunggal Sejati berhasil ditarik ke atas geladak KM Egon dalam kondisi selamat.

Baca Juga: Bocah 7 Tahun yang Hanyut di Selokan Driyorejo Ditemukan Meninggal

Meski kapal mereka terancam karam, nyawa seluruh awak dipastikan tidak ada yang kurang satu pun.

Mendengar kabar keberhasilan evakuasi mandiri kecelakaan kapal tersebut, KN SAR 249 Permadi diperintahkan putar balik ke pangkalan.

Tim rescue kini bersiaga di Surabaya untuk menyambut kedatangan para pelaut tersebut dan memberikan penanganan medis yang diperlukan.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.