Selasa, 16 Jun 2026 18:57 WIB

Asyik Bikin Petasan, 3 Remaja di Tulungagung Diamankan Polisi

  • Penulis :
  • | Selasa, 03 Mar 2026 10:20 WIB
Foto: Remaja pembuat petasan di Tulungagung saat diamankan polisi. (Polres Tulungagung/jatimnow.com)
Foto: Remaja pembuat petasan di Tulungagung saat diamankan polisi. (Polres Tulungagung/jatimnow.com)

jatimnow.com-Terpergok sedang asyik membuat petasan, tiga remaja diamankan Polsek Tanggunggunung Tulungagung. Para remaja tersebut berinisial DL (15, RB (15) dan AP (15) warga Desa Ngrejo, Kecamatan Tanggunggunung. Polisi mengamankan bubuk petasan seberat setengah kilogram dari mereka. Selain itu sejumlah barang bukti pembuatan petasan seperti kertas, cutter dan bambu juga diamankan polisi.

Kapolsek Tanggunggunung, Iptu Mujiatno mengatakan terungkapnya kasus ini bermula dari informasi masyarakat yang menyebutkan adanya transaksi pembelian serbuk mercon. Polisi mendalami informasi ini dan menemukan sejumlah bahan pembuatan mercon di sebuah rumah. Dari hasil penyelidikan mereka mengamankan tiga remaja yang membuat petasan tersebut.

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

"Ada informasi dari masyarakat terkait pembelian bubuk mercon, lalu kami lakukan pendalaman dan mengamankan 3 remaja ini," ujarnya, Selasa (3/3/2026).

Dari lokasi polisi menyita sejumlah barang bukti berupa 500 gram bubuk mesiu, 3 kilogram lembaran kertas, 4 gulungan petasan, 2 stik bambu, 1 cutter, serta 2 alat perekat yang diduga digunakan untuk membuat petasan. Ketiga remaja beserta barang bukti selanjutnya dibawa ke Polsek Tanggunggunung guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Baca Juga: Satlantas Polres Tulungagung Tilang Truk Besar yang Nekat Masuk Jalur Alternatif

"Saat ini para remaja yang terlibat telah kami amankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” tuturnya.

Kapolsek juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama selama bulan Ramadan. Hal ini diperlukan guna mencegah kegiatan berbahaya seperti pembuatan dan penggunaan petasan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Baca Juga: Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

"Kami terus melakukan langkah preventif dan penegakan hukum guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.