Sabtu, 20 Jun 2026 10:26 WIB

Hafal 11 Juz Alquran, Peserta Tunanetra Curi Perhatian di MHQ PKS Jatim

Harianto, tunanetra penghafal 11 juz, warnai seleksi MHQ PKS Jatim yang diikuti peserta dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur. (Foto: Humas PKS/jatimnow.com)
Harianto, tunanetra penghafal 11 juz, warnai seleksi MHQ PKS Jatim yang diikuti peserta dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur. (Foto: Humas PKS/jatimnow.com)

jatimnow.com - Suasana di Kantor DPW PKS Jawa Timur mendadak senyap pada Minggu (1/3/2026). Ratusan pasang mata tertuju pada satu sosok di atas panggung.

Harianto (57), pria asal Kota Madiun, melantunkan ayat suci dengan getaran suara yang tenang namun merasuk hingga ke relung hati.

Baca Juga: Bantu Tunanetra, Mahasiswa Unair Gagas Kacamata Pintar Pendeteksi Luka Darurat

Harianto bukan sekadar peserta biasa dalam gelaran Musabaqah Hifzhil Alquran (MHQ) PKS Jatim. Ia adalah seorang tunanetra sejak lahir yang berhasil merawat ingatan suci hingga 11 juz di kepalanya.

Di tengah kompetisi yang diikuti perwakilan dari 38 kabupaten dan kota se-Jawa Timur ini, kehadirannya menjadi tamparan sekaligus inspirasi bagi mereka yang memiliki fisik sempurna.

"Kalau orang melihat cukup kantongi mushaf kecil. Saya butuh satu buku braille tebal untuk satu juz. Kalau bawa 30 juz, bisa satu becak penuh. Jadi saya pikir, lebih baik saya simpan di kepala saja supaya ringan dibawa ke mana-mana," ujar Harianto bersahaja saat ditanya alasannya menghafal.

Ketekunan Harianto membuahkan hasil lewat metode pendengaran murotal yang diputar berulang serta pemanfaatan teknologi berbasis suara.

Baginya, Alquran bukan sekadar teks untuk dilombakan, melainkan sandaran hidup yang menuntun langkahnya dalam kegelapan fisik.

Ketua Panitia Ramadan PKS Jatim, Darmidi, menjelaskan bahwa MHQ PKS Jatim kali ini merupakan puncak seleksi berjenjang.

Baca Juga: Ikut Halalbihalal, Tiga Sivitas ITS Surabaya Dapat Hadiah Umroh

Para jawara yang tampil di tingkat wilayah merupakan hasil penyaringan ketat di daerah masing-masing sebelum nantinya diproyeksikan menuju ajang nasional.

“Kami ingin membuktikan bahwa potensi penghafal Al Quran di Jawa Timur sangat besar. Ini bukan sekadar seremoni tahunan, tapi upaya membangun fondasi spiritual yang kuat di tengah dinamika sosial yang ada,” kata Darmidi.

Senada dengan itu, Sekretaris DPW PKS Jawa Timur, Muhamad Syadid, mengingatkan para peserta agar nilai-nilai yang mereka hafal tidak berhenti di tenggorokan. Ia mendorong para kader untuk membawa pulang semangat melayani masyarakat dengan akhlak yang santun.

“Kemenangan sesungguhnya adalah saat kita mampu menghadirkan manfaat dan kebaikan di tengah lingkungan setelah pulang dari sini. Dekat dengan Alquran berarti harus berani menebar kasih sayang kepada sesama,” tutur Syadid dalam pesannya kepada para penghafal.

Baca Juga: Malam 23 Ramadan Bertepatan Jumat, Apakah Ini Lailatul Qadar?

Komari, salah satu penguji dari Biro Alquran PKS Jatim, bahkan tak kuasa menahan haru saat menyimak bacaan Harianto. Menurutnya, kualitas hafalan pria paruh baya tersebut sangat terjaga.

“Beliau adalah guru bagi kita semua. Jika dengan keterbatasan fisik saja bisa menjaga belasan juz, rasanya tidak ada alasan bagi kita yang sehat untuk menjauh dari Alquran,” ungkapnya.

Kini, sembari terus mengajar mengaji di Madiun, Harianto tetap memupuk mimpi besarnya, yakni menggenapkan hafalan hingga 30 juz. Sebuah perjalanan sunyi yang kini justru menyalakan api semangat bagi banyak orang di Jawa Timur.

Editor : Tim Jatimnow
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.