Sabtu, 20 Jun 2026 22:11 WIB

2 Bocah di Tulungagung Diamankan Polisi saat Produksi Petasan

  • Penulis :
  • | Minggu, 01 Mar 2026 13:10 WIB
Polisi saat menyita barang bukti petasan. (Foto: Polres Tulungagung/jatimnow.com)
Polisi saat menyita barang bukti petasan. (Foto: Polres Tulungagung/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dua bocah di Kabupaten Tulungagung diamankan polisi saat diduga hendak memproduksi petasan. Keduanya berinisial AD (14) dan MF (12), warga Desa Jabalsari, Kecamatan Sumbergempol. Dari tangan mereka, polisi mengamankan barang bukti berupa serbuk mercon seberat 1 kilogram. Hingga kini, petugas masih melakukan pengembangan untuk menelusuri asal-usul bubuk petasan tersebut.

Kapolsek Sumbergempol, AKP Moh Anshori, mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait aktivitas pembelian bubuk mercon. Berdasarkan laporan tersebut, petugas melakukan pengecekan ke rumah AD dan menemukan bubuk mercon seberat 1 kilogram beserta sejumlah alat pembuatan petasan.

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

“Kami menindaklanjuti informasi yang masuk dan menemukan bubuk mercon di rumah pelaku,” ujarnya, Minggu (1/3/2026).

Dari hasil pemeriksaan, polisi kemudian mengamankan MF (12) yang diduga turut terlibat dalam pembuatan petasan. Selain bubuk mercon, petugas juga menyita barang bukti lain berupa 5 kilogram lembaran kertas, 10 gulungan petasan, dua pipa, satu gunting, satu isolasi warna cokelat, serta satu unit telepon genggam merek Vivo Y28 warna biru.

Baca Juga: Satlantas Polres Tulungagung Tilang Truk Besar yang Nekat Masuk Jalur Alternatif

“Kedua remaja beserta barang bukti diamankan di Mapolsek Sumbergempol untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” terangnya.

Polisi masih melakukan pengembangan kasus ini. Pihak kepolisian juga mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama terkait penggunaan bahan berbahaya yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain, khususnya menjelang bulan Ramadan yang kerap diwarnai aktivitas pembuatan petasan.

Baca Juga: Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

“Kami meminta para orang tua untuk selalu mengawasi anak-anaknya,” pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.