Sabtu, 20 Jun 2026 23:36 WIB

Dinas Kesehatan Tulungagung Gelar Pemeriksaan Takjil, Ini Hasilnya

  • Penulis :
  • | Jumat, 27 Feb 2026 08:20 WIB
Foto: Petugas saat memeriksa sampel takjil di Tulungagung. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Petugas saat memeriksa sampel takjil di Tulungagung. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung bersama BPOM melakukan sidak makanan minuman di Pasar Takjil Savana Gor Lembu Peteng. Total terdapat 30 sampel makanan yang dijual di lokasi tersebut dilakukan pemeriksaan. Hasilnya petugas tidak menemukan adanya zat berbahaya dalam sampel makanan yang diambil.

Kepala Dinkes Tulungagung, Desi Lusiana Wardhani mengatakan, dalam bulan Ramadan Dinkes Tulungagung menggandeng BPOM melaksanakan sidak takjil. Sasarannya adalah pelaku UMKM di Pasar Takjil Savana Gor Lembu Peteng Tulungagung.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Kegiatan sidak ini bertujuan untuk memastikan makanan dan minuman yang dijual tidak mengandung bahan berbahaya dan aman dikonsumsi masyarakat," ujarnya, Kamis (26/2/2026).

Petugas secara acak mengambil sampel makanan dan minuman yang dijual pelaku UMKM di Gor Lembu Peteng Tulungagung. Total ada 30 sampel makanan dan minuman yang diambil petugas.

"Sampel yang kami ambil kebanyakan makanan siap saji. Seperti pentol, tahu walik, dimsum dan minuman," terangnya.

Sampel makanan dan minuman yang diambil kemudian dilakukan uji cepat dengan metode rapid test oleh petugas. Ada empat pengujian deteksi bahan berbahaya pada makanan dan minuman.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Pengujian kami lakukan untuk melihat apakah ada kandungan formalin, boraks, rhodamin b dan methanil yellow pada makanan yang dijual pedagang," jelasnya.

Dari hasil uji cepat rapid test 30 sampel makanan takjil, petugas tidak menemukan satupun takjil yang mengandung bahan berbahaya seperti formalin, boraks, rodhamin b dan methanil yellow. Sehingga petugas memastikan makanan dan minuman yang dijual di Pasar Takjil Savana Gor Lembu Peteng aman untuk masyarakat.

"Kami juga memasang stiker pengawasan di gerobak UMKM. Stiker ini menunjukan bahwa pelaku UMKM sudah disidak dan mendapatkan edukuasi," paparnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Desi mengungkapkan, tidak ditemukannya makanan dan minuman yang mengandung bahan berbahaya menunjukan bahwa pendampingan Dinkes Tulungagung kepada pelaku UMKM berhasil. Pihaknya juga mengapresiasi pelaku UMKM yang telah menerapkan standart prosedur dalam berjualan.

"Kami memiliki tugas untuk mendampingi pelaku UMKM dalam bidang kesehatan. Dan kegiatan ini sudah kami lakukan sudah lama," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.