Selasa, 16 Jun 2026 13:59 WIB

Keputusan Mutasi Digugat PTUN, Ini Tanggapan Bupati Tulungagung

  • Penulis :
  • | Jumat, 20 Feb 2026 11:59 WIB
Foto: Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo digugat di PTUN oleh seorang ASN bernama Muhadi. Gugatan ini berkaitan dengan mutasi jabatan yang diterimanya. Pada akhir tahun 2025 lalu, Gatut melakukan mutasi sejumlah pejabat termasuk Muhadi. Saat itu Muhadi yang menjabat sebagai Kepala Sekolah SDN Kampungdalem 1, dimutasi sebagai Kabid PAUD Dinas Pendidikan. Tak terima hal tersebut Muhadi memutuskan tidak menghadiri pelantikan dan menolak jabatan tersebut.

Gatut sendiri menghormati keputusan Muhadi yang menggugat keputusannya ini. Menurutnya hal itu merupakan hak seorang ASN. Pihak Pemkab sendiri telah menerima salinan putusan terkait gugatan tersebut. Majelis Hakim PTUN memutuskan menolak gugatan yang diajukan.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Kami menghormati gugatan ini karena merupakan hak seorang ASN, dan kami Pemkab Tulungagung siap menghadapinya," ujarnya, Jumat (20/2/2025).

Kepala BKPSDM Tulungagung, Soeroto menambahkan status Muhadi sendiri saat ini masih menduduki jabatannya sebagai Kepala Sekolah SDN Kampungdalem 1. Karena tidak hadir dalam pelantikan maka SK mutasi jabatan Muhadi otomatis gugur. Sehingga jabatan Kabid PAUD Dinas Pendidikan saat ini masih diisi oleh Plt.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Karena yang bersangkutan tidak hadir saat pelantikan maka jabatannya masih sebagai guru yang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah," tuturnya.

Karena mangkir dari pelantikan, pihak Pemkab juga memberikan sanksi disiplin kepada Muhadi berupa penurunan pangkat dari IV B ke IV C selama satu tahun. Sanksi ini masuk kategori sedang. Pemberian sanksi ini berdampak pada penurunan gaji pokok yang diterima Muhadi setiap bulan.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Sanksi masih berlaku berupa penurunan pangkat selama satu tahun," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.