Kamis, 18 Jun 2026 09:53 WIB

Perbaikan Lamban, Warga di Tulungagung Tanami Jalan Rusak Dengan Pohon Pisang

  • Penulis :
  • | Rabu, 18 Feb 2026 08:05 WIB
Foto: Pisang yang ditanam warga Tulungagung di jalan rusak. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Pisang yang ditanam warga Tulungagung di jalan rusak. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Warga Desa Sambirobyong, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung protes jalan rusak bertahun-tahun tanpa ada perbaikan dari pemerintah. Aksi protes dilakukan dengan menanam belasan batang pohon pisang di jalan berlubang.

Warga juga memasang tulisan sindiran kepada pemerintah 'Awas Area Rawa-Rawa'. Jalan tersebut merupakan jalur alternatif menuju Jembatan Ngujang 2 Tulungagung. Sehingga banyak kendaraan yang mengakses jalan tersebut.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Salah satu warga, Ahmad Amirudin (56) mengatakan, penanaman belasan pohon pisang dilakukan oleh warga Desa Sambirobyong, Senin malam, (16/02/2026). Pohon pisang ditanam di sepanjang jalan rusak sebagai penanda untuk pengendara.

"Penanaman pohon pisang kemarin malam. Dilakukan warga secara gotong royong," ujarnya, Selasa (18/2/2026).

Kerusakan jalan sudah terjadi sejak 2 tahun lalu. Awalnya kerusakan jalan hanya sedikit, tapi karena tidak ada perbaikan kerusakan jalan semakin banyak.

"Pernah ada perbaikan tambal sulam saja. Itupun tidak bertahan lama, jalan sudah rusak lagi," terangnya.

Amirudin menjelaskan, awalnya jalan di Desa Sambirobyong tidak seramai sekarang. Sejak dibangun Jembatan Ngujang 2 Tulungagung, jalan di Desa Sambirobyong menjadi jalur alternatif bagi masyarakat.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Sekarang hampir 24 jam kondisi jalan tidak pernah sepi dari pengendara. Disisi lain, kondisi jalan banyak yang rusak," jelasnya.

Menurutnya, kondisi jalan rusak mencapai panjang 2 kilometer. Mulai dari Desa Sambirobyong Kecamatan Sambirobyong hingga Desa Pulotondo Kecamatan Ngunut. Seringkali pengendara jatuh akibat jalan rusak.

"Wah kalau kecelakaan itu sudah sering terjadi. Bahkan ada pengendara yang membonceng anaknya terjatuh akibat jalan rusak," paparnya.

Warga yang sudah bosan menunggu janji Pemkab Tulungagung sudah sering melakukan penambalan jalan rusak. Penambalan jalan dilakukan secara swadaya tanpa bantuan dari pemerintah.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Warga sempat melakukan nambal jalan sendiri dengan semen. Tapi karena hujan dan kemampuan yang terbatas, jalan rusak kembali," ungkapnya.

Amirudin berharap agar Pemkab Tulungagung segera melakukan perbaikan jalan rusak. Sudah banyak korban kecelakaan akibat jalan tak kunjung diperbaiki pemerintah.

"Harapan warga sederhana, jalan ini digunakan oleh banyak orang. Masyarakat sudah tertib bayar pajak, tapi jalan rusak kok tidak segera cepat dibangun," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.